Minggu, 26 April 2026

Terkini Daerah

Polisi Temukan History Pencarian Rudolf di HP, Sempat Ingin Sewa Pembunuh Bayaran tapi Terlalu Mahal

Sabtu, 22 Oktober 2022 18:00 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Nama Christian Rudolf Tobing tengah menjadi sorotan publik.

Sosok yang berprofesi menjadi pendeta ini membunuh sahabatnya sendiri, AY (26) alias Icha di apartemen di kawasan Jakarta Timur.

Jasad AY ditemukan di kolong Tol Becakayu, Kota Bekasi pada Senin (17/10/2022).

Dalam perkembangannya, Polda Metro Jaya pun telah menangkap Rudolf Tobing di kawasan Pondok Gede keesokan harinya, Selasa (18/10/2022) saat hendak menjual laptop milik AY, dikutip dari Kompas.com.

Lalu untuk saat ini bagaimana perkembangan pemeriksaan terhadap tersangka? Berikut Tribunnews.com rangkum dari berbagai sumber.

Sempat Ingin Sewa Pembunuh Bayaran tapi Terlalu Mahal

Fakta lain yang terungkap dalam kasus pembunuhan ini adalah terkait tersangka berencana ingin memakai jasa pembunuh bayaran dalam menjalan aksi kejinya.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengkhi Haryadi mengatakan Rudolf berencana untuk menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh target utama yaitu H.

Baca: Rudolf Sempat Ingin Sewa Pembunuh Bayaran untuk Habisi Nyawa Korban namun Tak jadi, Ini Alasannya

Baca: Pengakuan Rudolf Tobing soal Senyumannya di Lift seusai Bunuh Rekannya: Senang Misi Selesai

Kombes Pol Hengki Haryadi mengungkapkan tersangka mencari jasa pembunuh bayaran melalui internet.

"Pelaku "Pelaku sempat pada saat sebelum melakukan pembunuhan untuk membunuh H, pelaku sempat men-searching di internet jasa pembunuhan bayaran dan tarifnya," kata Hengki, Sabtu (22/10/2022).

Fakta ini diketahui polisi saat penyidik memeriksa ponsel tersangka dan menemukan riwayat pencarian soal jasa pembunuh bayaran.

Terpisah, Panji mengatakan Rudolf mengurungkan niatnya untuk menyewa jasa pembunuh bayaran karena tarifnya terlampau mahal.

"Jasa itu (pembunuh bayaran) tidak jadi karena menurut keterangan pelaku itu tarifnya terlalu mahal dan pelaku tidak sanggup," ucapnya.

Hanya saja, kata Panji, Rudolf tidak kehilangan akal.

Kemudian Panji mengatakan Rudolf terpikirkan untuk menghabisi nyawa korban tanpa bersuara dengan cara belajar melalui internet.

"Pelaku men-searching lagi bagaimana cara membunuh orang supaya tidak bersuara. Itu dipelajari selama tiga hari," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)(Kompas.com/Tria Sutrisna)(Tribun Jakarta/Rr Dewi Kartika H/Elga Hikari Putra/)(Warta Kota/Ramadhan L Q)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul UPDATE Kasus Rudolf Tobing: Sempat Ingin Sewa Pembunuh Bayaran hingga Motif Terungkap

# pembunuh bayaran # Rudolf Tobing # apartemen

Editor: winda rahmawati
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Rudolf Tobing   #pembunuhan   #pembunuh bayaran   #wanita   #lift   #apartemen

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved