Senin, 18 Mei 2026

LIVE UPDATE

Warga Ukraina Tersiksa, Gelap Gulita dan Kedinginan Buntut Rusia Serang Pembangkit Listrik

Jumat, 21 Oktober 2022 21:15 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Jutaan warga Ukraina terpaksa harus hidup dalam kegelapan.

Hal ini terjadi setelah pemerintah Ukraina mulai membatasi pasokan listrik secara nasional.

Pemerintah setempat mengambil langkah untuk mengurangi pemakaian listrik selama jam sibuk.

Pemadaman ini menjadi pertama kalinya dilakukan Ukraina selama invasi berlangsung.

Pembatasan ini buntut dari rentetan serangan rudal Rusia yang merusak sejumlah infrastruktur.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, sepertiga pembangkit listrik di Ukraina telah hancur.

Layanan darurat Ukraina melaporkan, ada sekitar 1.100 kota dan desa yang kini gelap gulita.

Wilayah yang terdampak termasuk Kyiv, Kharkiv, Zhytomyr, dan Dnipro.

Zelensky menyebut kebijakan ini akan berlaku hingga pasokan listrik dinyatakan benar-benar pulih.

Sebelumnya, Rusia melancarkan serangan rudal pada Rabu (19/10) menargetkan pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU) Burshtyn.

Serangan itu membuat dua fasilitas di dalam kompleks PLTU terbakar dan mengalami kerusakan parah.

Bahkan kerusakan tersebut hampir mencapai 30 hingga 40 persen.

Alasan ini yang mendorong otoritas Ukraina melakukan pemadaman sementara pada Kamis (20/10) mulai pukul 7 pagi hingga 11 malam.

Pemutusan aliran listrik ini bertujuan untuk meminimalkan penggunaan listrik, mengingat saat ini pasokan di fasilitas PLTU Burshtyn telah mengalami krisis.(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rusia Serang Pembangkit Listrik, Jutaan Rumah Warga Ukraina Terancam Gelap Jelang Musim Dingin

# Ukraina # Rusia # Volodymyr Zelensky # invasi

Editor: Khaira Nova Hanugrahayu
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Videografer: yohanes anton kurniawan
Video Production: Dyah Ayu Ambarwati
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Ukraina   #Rusia   #Volodymyr Zelensky   #Invasi

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved