Senin, 13 April 2026

Nasional

Penuhi Panggilan Penyidik, Ketum PSSI Iwan Bule Dikawal 4 Bodyguard

Jumat, 21 Oktober 2022 08:55 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri dan Ditreskrimum Polda Jawa Timur diperiksa sebagai saksi dalam kasus tragedi Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, yang menewaskan 133 orang suporter pada Sabtu 1 Oktober 2022.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu tiba di Polda Jatim pada Kamis (20/10) siang sekitar pukul 12.59 WIB. Mengenakan kemeja hitam berlogo PSSI dan masker berwarna putih, mantan Kapolda Metro Jaya itu tampak dikawal sekitar empat bodyguard.

Selain itu ikut pula mendampinginya antara lain Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto, Ketua Asprov PSSI Jawa Timur Ahmad Riyadh, dan Wakil Ketua Asprov PSSI Jatim Amir Burhanuddin.

Iwan tak berbicara banyak kepada awak media yang sudah menunggunya. Ia hanya mengatakan tujuan kedatangannya ke Mapolda Jatim untuk menghadiri agenda pemeriksaan dari penyidik.

"Saya ke sini dalam rangka panggilan dari kepolisian (atas kasus Tragedi Kanjuruhan)," ujarnya.

Iwan Bule (Ibul) menjalani pemeriksaan sekira 5 jam.

Ia keluar dari ruangan pemeriksaan tersebut sekitar pukul 18.00 WIB. Sikapnya seusai diperiksa masih sama seperti pertama kali dirinya tiba di Mapolda Jatim, yakni terbilang irit bicara dan menjawab pertanyaan awak media seperlunya.

Kepada awak media Iwan Bule mengaku diperiksa sebagai saksi atas kasus Tragedi Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 133 orang. Ibul dicecar 45 pertanyaan oleh penyidik Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Jatim.

"Terima kasih hari ini saya telah mengikuti atau melaksanakan pemanggilan ini di Polda Jatim, menghadiri, Alhamdulillah sudah selesai," ujar Iwan Bule di depan Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim.

Baca: Ketum PSSI Iwan Bule Dicecar 45 Pertanyaan Selama 5 Jam Diperiksa Jadi Saksi Tragedi Kanjuruhan

Iwan Bule juga menyampaikan permohonan maaf atas penundaan pemeriksaan penyidik pada beberapa hari lalu. Ia mengatakan penundaan itu lantaran dirinya masih harus menghadiri agenda kegiatan lain yang sudah terjadwalkan jauh-jauh hari sebelumnya.

"Mohon maaf kami kemarin pemanggilan pertama, kami belum bisa hadir karena ada kegiatan di Kuala Lumpur, ada rapat," jelasnya.

Sementara terkait materi agenda pemeriksaan yang baru saja dijalaninya, ia melimpahkan kewenangan memberikan informasi tersebut kepada juru bicaranya yakni Ahmad Riyadh, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asprov PSSI Jatim.

"Nanti untuk materi silahkan tanya ke jubir saya," katanya.

Ahmad Riyadh mengatakan Iwan Bule dimintai keterangan oleh penyidik mengenai banyak hal yang berkaitan dengan kewenangan dan tugas dari PSSI.

Mulai dari tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) kepada PT LIB, klub, panitia pelaksana, hingga memprogram sebuah pertandingan.

Bahkan, untuk mendukung setiap keterangan yang isampaikan kepada penyidik, pihak Iwan Bule, lanjut Riyadh, membawa sejumlah berkas yang berkaitan dengan legalitas PSSI sebagai federasi yang menaungi sepak bola Tanah Air.

"Pemeriksaannya lancar semuanya. Pertanyaan ke satu, identitas. Selanjutnya pada bagian PSSI selanjutnya peran PSSI tugas pokok, sampai kepada ke klub, LIB, sampai ke Panpel. Sampai security, sampai ke medcom," katanya.

"Semua ditanyakan lengkap kepada PSSI tahapan bagaimana memprogram pertandingan, menjadwal pertandingan, sampai pengawasan, semua ditanyakan," ujar Riyadh.

Baca: Ketum PSSI Iwan Bule Akhirnya Datangi Polda Jatim untuk Pemeriksaan terkait Tragedi Kanjuruhan

Perihal penjadwalan pertandingan, Riyadh menegaskan hal tersebut merupakan kewenangan penuh dari PT LIB.

"Jadwal pertandingan tidak ditanya, karena wewenang pelaksanaannya semua di PT LIB, mulai pemrograman sampai ke akhir. Penunjukan panpel itu, klub yang menunjuk. Memang statutanya klub, klub ditunjuk PT LIB," pungkasnya.

Sementara itu Iwan Budianto dicecar pertanyaan lebih banyak. Wakil Ketua PSSI itu mendapat 70 pertanyaan dari penyidik terkait kasus Tragedi Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 133 orang.

Iwan Budianto keluar dari Gedung Ditreskrimun Mapolda Jatim sekitar pukul 18.30 WIB, atau 30 menit setelah Iwan Bule keluar dari pintu gedung yang sama. Kepada awak media, ia mengaku dicecar pertanyaan seputar legalitas PSSI sebagai federasi dan beberapa kewenangannya yang berkaitan dengan teknis pelaksanaan pertandingan sepak bola.

"Pertanyaannya, 70 pertanyaan kurang lebih. Terkait tugas tupoksinya PSSI itu seperti apa. Terkait itulah," ujar Iwan Budianto.

Ia mengaku juga sempat disinggung mengenai adanya respons masyarakat yang menilai pertandingan sepak bola hiburan di tengah kunjungan Presiden FIFA pada Selasa (18/10) kemarin, kurang elok karena dianggap tak menunjukkan empati atas Tragedi Stadion Kanjuruhan.

Iwan Budianto mengatakan Presiden FIFA Gianni Infantino melalui pertandingan sepak bola hiburan di tengah kunjungan tersebut ingin menyampaikan pesan bahwa musibah tersebut harus dimaknai dengan sikap optimisme.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hadiri Pemeriksaan di Polda Jatim, Ketua Umum PSSI Iwan Bule Dikawal Bodyguard

#iwanbule #pssi #stadionkanjuruhan #tragedikanjuruhan

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #penyidik   #PSSI   #Iwan Bule   #Bodyguard

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved