Rabu, 8 April 2026

Terkini Nasional

Teman Jokowi Akui Pernah Didatangi Bambang Tri, Minta Nomor Gibran hingga Ditelfon Jam 10 Malam

Kamis, 20 Oktober 2022 11:42 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Teman seangkatan Presiden Joko Widodo semasa SMA bernama Mahmud Nurwindu mengaku pernah didatangi Bambang Tri Mulyono.

Pertemuan singkat tersebut dianggap janggal dan penuh tanda tanya oleh Mahmud.
Bambang diketahui merupakan salah satu aktor yang menyebarkan isu bahwa ijazah Presiden Jokowi adalah palsu. Ia juga merupakan pihak yang menggugat keaslian Presiden Jokowi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Kepada tim Kompas.com di bilangan Blulukan, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (15/10/2022), Mahmud bercerita bahwa Bambang tiba-tiba datang ke rumahnya sekitar akhir tahun 2021.

"Saya lupa persisnya, tapi kira-kira setahun lalu, ketika saya sedang duduk di rumah sendiri, ada orang datang memperkenalkan diri sebagai Bambang Tri, penulis buku Jokowi Undercover," ujar Mahmud.

Bambang kemudian menyebut nama istri Mahmud bernama Ibu Dinar. Ia bertanya apakah sang istri ada di rumah atau tidak.

Baca: Alasan Teman Sekolah Jokowi Baru Muncul seusai Ada Isu Ijazah Palsu, Terikat 3 Perjanjian Keramat

Mahmud terkejut dengan perkenalan itu. Ia sendiri tidak mengenal sosok Bambang Tri. Selama ini, ia hanya mengenal nama Bambang sepintas dari media sosial.

Ia pun bertanya-tanya apa maksud kedatangan sosok kontroversial itu di rumahnya. Apalagi, Bambang datang kemudian langsung menanyakan istri Mahmud.

"Dia kemudian tidak menjawab ada masalah apa-apa. Malah dia itu ngomong bahwasanya nanti ada pasangan capres Pak Andika dengan Gibran," tutur Mahmud.

Dalam kacamata Mahmud, obrolan itu terkesan aneh. Sebab, tak ada angin tak ada hujan, Bambang Tri berceloteh panjang begitu saja tentang topik tersebut.

Salah satu hal yang aneh menurut Mahmud adalah, Bambang Tri sama sekali tidak bertanya siapa yang diajak berbicara pada saat itu.

Baca: Jokowi Tak Hadiri Sidang Gugatan Dugaan Ijazah Palsu, Majelis Hakim Langsung Ditekan Penggugat

"Dia juga enggak mengonfirmasi apakah orang yang dihadapinya saat itu, yaitu saya sendiri, adalah Mahmud Nurwindu atau bukan. Padahal, saya enggak kenal dia atau mungkin dia tahu wajah saya lewat media sosial atau apa," lanjut Mahmud.

Pada pengujung pertemuan singkat itu, Mahmud tiba-tiba disodorkan permintaan yang tidak kalah aneh lagi oleh Bambang.

Bambang disebut meminta Mahmud memberikan nomor ponsel anak sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

"Saya bilang dalam hati, 'Wah, ini semakin aneh'. Saya jawab, saya tidak punya nomornya. Seadainya punya pun enggak akan tak kasih. Karena minta nomor telepon orang itu harus seizin yang punya. Etikanya begitu," ujar Mahmud.

Karena merasa tidak nyaman dengan percakapan tersebut, Mahmud meminta Bambang Tri pergi. Sebab, Mahmud tidak memiliki apa yang Bambang cari.

Beberapa hari kemudian, ponsel Mahmud berbunyi. Pesan singkat lewat aplikasi WhatsApp masuk. Mahmud lupa apa persisnya isi pesan singkat itu, tetapi topiknya mengarah ke isu ijazah palsu Jokowi.

Baca: Sidang Gugatan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Tetap Digelar, Meski Bambang Tri Mulyono Ditahan

Hal yang membuat ia terkejut untuk kedua kalinya adalah, profile picture nomor yang mengirimkan pesan singkat itu adalah Bambang Tri.

"Waktu itu saya enggak nanggepin. Ngapain saya nanggepin hal yang enggak benar. Enggak jelas juntrungannya. Wong dia juga enggak memperkenalkan diri dari siapa, ya sudah," ujar Mahmud.

Sejak hari itu, nomor dengan profile picture Bambang Tri itu rutin mengirimkan informasi-informasi bernada miring tentang Presiden Jokowi dan pemerintahannya.
Bahkan, beberapa kali nomor tersebut menelepon Mahmud tengah malam.

"Karena saya menganggap orang ini sudah tidak punya etika, enggak saya jawab. Lalu karena saya merasa terganggu, karena dia satu, dua, tiga kali telepon di atas jam 23.00 WIB, saya blok saja," lanjut Mahmud.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Teman SMA Jokowi Pernah Didatangi Bambang Tri, Minta Nomor HP Gibran"

# Jokowi # Bambang Tri Mulyono # ijazah palsu # Colomadu # Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Rania Amalia Achsanty
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved