Senin, 20 April 2026

Tribunnews Update

Digempur Rudal Beberapa Hari, Ukraina Sebut Rusia Mulai Ubah Taktik Perang, Targetkan Sistem Energi

Kamis, 13 Oktober 2022 12:22 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Pasukan Rusia disebut telah mengubah taktik perang dalam konflik di Ukraina.

Belakangan, negara yang dipimpim Vladimir Putin itu melakukan serangan dengan menargetkan infrastruktur energi.

Akibat serangan yang masif, sekitar 30 persen infrastruktur energi Ukraina telah rusak.

Hal tersebut diungkapkan secara langsung oleh Menteri Energi Ukraina, German Galushchenko.

Baca: Anggap Meta Organisasi Teroris, Rusia Resmi Tetapkan Facebook & Instagram Masuk ke Daftar Blacklist

Ia menyebut serangan rudal Rusia selama dua hari berturut-turut pada awal pekan ini sebagai tindakan terorisme.

Dikutip dari Russia Today (RT), puluhan rudal telah menghantam sistem pembangkit listrik tenaga nuklir dan pipa gas.

Galushchenko mengklaim, sejauh ini sistem energi di Ukraina tetap stabil.

Namun, pihaknya mendesak negara-negara NATO untuk mempercepat pengiriman senjata ke Ukraina.

Hal ini bertujuan untuk melindungi kehancuran, terutama infrastruktur energi.

Sebelumnya, 83 rudal Rusia telah memporak-porandakan Ukraina pada Senin pagi.

Baca: Hampir Berusia 1 Abad, Mahathir Mohammad Menyatakan akan Ikut Pemilu Malaysia Lagi

Satu per satu rudal jatuh di wilayah Ukraina mulai dari Kota Dnipro, Zaporizhzhia, Kharkiv, Kyiv, Zhytomyr, Vinnytsia, hingga Lviv.

Kyiv mengatakan, rudal-rudal itu menghantam pembangkit listrik dan infrastruktur penting.

Akibat serangan itu, 11 warga sipil dilaporkan meninggal dunia dan puluhan lainnya terluka.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengonfirmasi bahwa serangan rudal telah terjadi di penjuru negara.

Diduga serangan kali ini merupakan bentuk balas dendam Presiden Putin atas meledaknya jembatan Krimea pada pekan lalu.

Moskow sempat menuduh dinas keamanan Ukraina mendalangi pengeboman truk yang merusak jembatan Krimea.

Baca: AS Janjikan Kirim Sistem Pertahanan Udara Canggih untuk Ukraina Pasca Serangan Balas Dendam Putin

Ukraina tidak mengkonfirmasi atau menyangkal keterlibatannya dalam ledakan itu.

Namun, beberapa pejabat tinggi dan instansi pemerintah secara terbuka merayakan pengeboman tersebut.

(Tribun-Video.com)

# serangan rudal Rusia # Ukraina # taktik # perang # konflik di ukraina

Editor: Bintang Nur Rahman
Video Production: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved