Senin, 20 April 2026

Tragedi Arema vs Persebaya

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Dirut PT LIB hingga Panpel Laga Arema Vs Persebaya Diperiksa Besok

Senin, 10 Oktober 2022 18:10 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Polisi telah menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Terkait itu, rencananya dua tersangka yakni Direktur PT LIB hingga panitia pelaksana (panpel) akan diperiksa pada Selasa (11/10/2022).

"Dari direktur LIB juga panpel akan direncanakan diperiksa pada hari Selasa," kata Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dalam keterangannya, Senin (10/10/2022).


Nico menyebut sejauh ini proses pemeriksaan baik tersangka dari sipil maupun anggota Polri masih terus berjalan sesuai komitmen Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Sejauh ini, sudah ada 19 anggota Polda Jawa Timur yang diperiksa terkait pelanggaran kode etik dalam insiden yang menewaskan ratusan orang itu.

"Terkait dengan pemeriksaan sampai sekarang masih ada pemeriksaan yang berjalan, baik dari anggota Polres maupun Polda yakni Brimob," ucapnya.

Diketahui, kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, terjadi usai pertandingan Arema FC vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022) malam.

Insiden bermula saat beberapa suporter Arema memasuki lapangan usai pertandingan tersebut. Tak beberapa lama, ratusan Aremania memenuhi lapangan Kanjuruhan.

Baca: Ketua Panpel Arema FC, Jadi Tersangka Kanjuruhan, Sindir PSSI: Jangan Berlindung di Balik Regulasi

Baca: Panpel Arema FC Ungkap Ada Oknum yang Kunci Pintu 13 Stadion Kanjuruhan: Semua Ada di CCTV

Kemudian, polisi tiba-tiba menembakkan gas air mata untuk membubarkan suporter yang masuk ke lapangan.

Gas air mata itu tak hanya ditembakkan ke lapangan, tetapi juga ke arah tribun penonton yang kemudian memicu kepanikan suporter.

Korban Tewas Bertambah

Korban meninggal dunia dalam tragedi kerusuhan Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, kembali bertambah. Kini, total korban yang meninggal dunia mencapai 131 orang.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan bahwa data tersebut diketahui setelah penyidik melakukan koordinasi dan validasi data bersama sejumlah rumah sakit dan dinas kesehatan setempat.

"Ya (korban meninggal dunia 131 orang. Setelah semalam dilakukan coklit bersama Kadinkes, tim DVI dan direktur RS," kata Dedi saat dikonfirmasi, Rabu (5/9/2022).

Dedi menuturkan bahwa penambahan data korban yang meninggal dunia itu setelah validasi data dari korban yang dibawa ke non fasilitas kesehatan (faskes).

Total, kata Dedi, korban yang meninggal dunia di non faskes mencapai 12 orang. Sedangkan, korban yang meninggal dunia di rumah sakit paling banyak berada di RS Wafa Husada dengan 53 orang tewas.

"Penambahan data yang meninggal di non faskes. Karena tim mendatanya korban yang dibawa ke RS," tukasnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dirut PT LIB hingga Panitia Tragedi Stadion Kanjuruhan Diperiksa Besok

# Arema FC # Persebaya Surabaya # Stadion Kanjuruhan # Panpel

Editor: Restu Riyawan
Video Production: Danar Pamungkas Sugiyarto
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved