Terkini Nasional
TGIPF Temukan Bukti Penting dengan Datangi Pihak yang Bertanggung Jawab dalam Tragedi Kanjuruhan
TRIBUN-VIDEO.COM - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) telah menemukan sejumlah bukti terkait tragedi Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) lalu.
Untuk menemukan bukti, TGIPF mendatangi pihak klub yang terdiri dari panitia pelaksana pertandingan, pengurus Arema FC, hingga perwakilan suporter.
Selain itu, juga mendatangi Polres Malang, Sat Brimob Malang, dan Kodim 0808 Kabupaten Malang.
Adapun sejumlah bukti yang ditemukan TGIPF yakni, beberapa CCTV di lokasi Stadion Kanjuruhan.
CCTV tersebut memberikan gambaran yang jelas saat terjadi kerusuhan pascapertandingan Arema FC vs Persebaya pada Sabtu (1/10/2022).
Tak hanya itu, TGIPF juga mengumpulkan video-video yang menggambarkan sejumlah detail kejadian di berbagai titik.
Dikutip dari Tribunnews.com, Sekretaris TGIPF, Nur Rochmad mengatakan, sejumlah bukti yang didapatkan itu sangat berguna.
Baca: TGIPF akan Lakukan Autopsi Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan, Cari Penyebab Tragedi
Bukti tersebut digunakan untuk memperkuat analisis terkait tragedi Kanjuruhan.
"Sehingga peristiwa Kanjuruhan ini dapat kami ungkap secara menyeluruh dan independen," kata Rochmad.
Adapun temuan selanjutnya, TGIPF juga mengumpulkan keterangan penggunaan gas air mata dalam tragedi Kanjuruhan.
Namun, hal tersebut masih didalami oleh tim, baik dari pihak pengamanan, panitia pelaksana, maupun dari pihak korban.
"Keterangan tentang penggunaan gas air mata juga sedang dikumpulkan dan didalami oleh tim, baik dari pihak pengamanan, panitia pelaksana, maupun dari pihak korban," ujar Rochmad.
Selain itu, TGIPF telah mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan.
Mantan Ketua BNPB yang menjadi anggota TGIPF Kanjuruhan, Doni Monardo menyatakan, akan menginvestigasi setiap tahapan tragedi Kanjuruhan.
Investigasi dilakukan dengan mendatangi dan mewawancarai berbagai pihak yang terlibat.
Investigasi tersebut dilakukan dalam beberapa tahapan, mulai dari perencanaan pertandingan hingga terjadi kerusuhan dan penanganan para korban pasca kerusuhan.
Baca: TGIPF Beri Kesimpulan Sementara Stadion Kanjuruhan Tak Layak Gelar Pertandingan, Berisiko Tinggi
“Investigasi kita lakukan di setiap tahapan, mulai dari perencanaan pertandingan, persiapan, pelaksanaan, hingga terjadinya kerusuhan dan penanganan korban pasca kerusuhan, kata Doni.
"Sehingga kita bisa menemukan siapa yang bertanggungjawab di setiap tahapan itu,” ujar Doni.
Kemudian, TGIPF juga melanjutkan kegiatannya dengan mengunjungi Stadion Kanjuruhan untuk memastikan kondisi dan standar kelayakan lokasi.
Seperti, pintu-pintu dan kelengkapan personel petugas (steward).
Selanjutnya, akan meminta keterangan dari sejumlah dokter yang menangani para korban Kanjuruhan.
Diketahui, data terbaru korban meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan dari 125 menjadi 131 orang.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com).
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul TGIPF Temukan Bukti Penting Tragedi Kanjuruhan, Kini Kumpulkan Keterangan Penggunaan Gas Air Mata
#TGIPF #Bukti Penting #Tragedi Stadion Kanjuruhan #gas air mata
Video Production: Khoerunnisak
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Demo Mahasiswa Bertajuk 'Papua Darurat Militer' Berujung Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
15 jam lalu
Tribunnews Update
Demo Mahasiswa Bertajuk 'Papua Darurat Militer' di Waena Ricuh, Polisi Lepaskan Gas Air Mata
16 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Situasi Mencekam di Los Angeles saat Demo 'No Kings', Polisi Tembak Gas Air Mata ke Pendemo Trump
Senin, 30 Maret 2026
Tribunnews Update
Memanas! Pasukan Thailand Tembak Gas Air Mata ke Pendemo Kamboja di Perbatasan, 20 Orang Luka
Kamis, 18 September 2025
Tribunnews Update
Update Demo Timor Leste Hari ke-2: Polisi Balas Tembakkan Gas Air Mata ke Massa yang Lempar Batu
Selasa, 16 September 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.