Kerusuhan Arema Vs Persebaya

Panpel Arema FC Tidak Segera Buka Pintu Stadion Kanjuruhan karena Takut Diserbu Suporter dari Luar

Kamis, 6 Oktober 2022 22:41 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Panpel Arema FC tak segera membuka pintu Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur karena alasan khawatir diserbu suporter dari luar.

Saat itu, kerusuhan suporter terjadi usai laga Derbi Jatim, antara Arema FC Vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022).

“Jadi alasan Panpel pintu tidak dibuka pada menit ke-80 seperti yang kami anjurkan, karena ada kekhawatiran akan diserbu suporter yang dari luar. Jadi selain banyak suporter dari dalam, itu juga banyak suporter yang ada di luar. Jadi alasannya demi keamanan," kata Juru Bicara PSSI Ahmad Riyadh, Rabu (5/10/2022).

Baca: Kapolri Ungkap Peran 20 Anggota Polisi yang Diduga Langgar Etik di Kerusuhan Stadion Kanjuruhan

PSSI mengaku alasan Panpel ini dinilai merupakan salah satu pelanggaran yang dilakukan oleh Panpel.

Sehingga berakibat banyaknya korban jiwa karena terjebak di beberapa pintu stadion.

"Sebenarnya tidak semuanya tertutup, sebagian sudah ada yang dibuka. Yang masih ditutup itu telat komando, belum sampai ke tujuan (penjaga pintu,red)."

"Padahal lebih penting lagi jika ada jalur evakuasi. Ini ke depan harus ada hitungan dan simulasinya."

"Untuk menentukan berapa orang yang bisa lewat dengan lancar di sebuah pintu misalnya,” jelasnya.

Untuk itu Komdis PSSI akhirnya menjatuhkan hukuman seumur hidup pada Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris dan Koordinator Security Officer Suko Sutrisno, dilarang beraktivitas di lingkungan sepak bola.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Panpel Arema FC Tidak Segera Buka Pintu Stadion Kanjuruhan Karena Takut Diserbu Suporter dari Luar

# Panpel Arema FC # Panpel Arema FC # Stadion Kanjuruhan # suporter

Editor: Danang Risdinato
Video Production: Mahfud Cahyo Saputra
Sumber: Tribunnews.com

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved