Terkini Daerah

Setelah Nekat Habisi 1 Keluarga demi Warisan, 2 Pelaku Jual Lahan Milik Korban, Warga Sempat Curiga

Kamis, 6 Oktober 2022 22:41 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - EW (38) dan DW (17), ayah dan anak di Kabupaten Way Kanan, Lampung nekat menghabisi nyawa satu keluarga demi harta warisan.

Jasad empat orang yang masih satu keluarga ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam septic tank.

Adapun identitas korban yakni Zainudin (60), Siti Romlah (45), Wawan (55), dan Z (5).

Sementara seorang korban lagi yakni Juwanda (26), ditemukan tewas terkubur di kebun singkong.

Kedua pelaku diketahui merupakan anak dan cucu dari Zainudin.

Baca: Kronologi Pembunuhan Sekeluarga di Lampung yang Jasadnya Ditemukan di Septic Tank, karena Warisan

Setelah menghabisi nyawa keluarga bapak kandungnya, pelaku EW disebut telah menjual dua lahan milik korban.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Desa Marga Jaya, M Yani, dilansir Kompas.com.

Dikatakan Yani, penjualan itu diketahui sekira satu bulan setelah Zainudin tidak terlihat beraktivitas di desa pada Oktober 2021.

"Waktu itu Pak Zainudin tidak terlihat di masjid seperti biasa, terus kita tanya ke E, dijawab Pak Zainudin lagi meladang ke gunung," ujarnya, Kamis.

Berselang satu bulan, pelaku E diketahui menjual sebidang tanah milik korban Zainudin.

Saat itu, warga sempat curiga dan menanyakan alasan pelaku menjual lahan korban.

Pelaku mengaku disuruh korban menjual lahan untuk membayar utang.

Kemudian, sekira Desember 2021, pelaku kembali menjual lahan lain milik korban.

Hingga korban Juwanda kembali dari perantauan dan sempat bertengkar terkait harta milik korban.

Baca: Motif Pelaku Pembunuhan 1 Keluarga di Lampung, Dimasukkan Septic Tank dan Dicor Semen

Polisi Lakukan Olah TKP

Dilansir TribunLampung.co.id, Polres Way Kanan akan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) besok, Jumat (7/10/2022).

"Rencananya besok tapi waktunya tahu kapan," kata Kapolres Way Kanan, AKBP Teddy Rachesna.

Dikatakan Teddy, dalam reka ulang itu, pihaknya akan melakukan penjagaan terhadap kedua tersangka.

Ia pun mengimbau kepada warga agar tidak tersulut emosi ketika reka ulang.

Kronologi Kejadian

Dari hasil pemeriksaan sementara, aksi keji EW dipicu masalah perebutan harta warisan milik Zainudin.

"Diduga motif pembunuhan ini adalah masalah harta, pelaku EW ingin menguasai harta milik korban Zainudin," ujar Teddy, dikutip dari Kompas.com.

Perampasan nyawa itu diduga terjadi pada Oktober 2021.

Kala itu, EW mendatangi rumah korban dan membunuh keempatnya dengan sadis.

Korban dihabisi oleh pelaku menggunakan kapak.

Setelah tewas, jasad korban dibuang ke dalam septic tank yang berada di belakang rumah.

Selanjutnya, pelaku menutup septic tank tersebut dengan cara dicor menggunakan semen.

Sementara pembunuhan terhadap Juwanda diduga terjadi pada Februari 2022.

Baca: Motif Pelaku Pembunuhan 1 Keluarga di Lampung, Dimasukkan Septic Tank dan Dicor Semen

Pelaku menghabisi nyawa Juwanda menggunakan pipa besi.

Jasad korban lalu dibawa menggunakan pikap ke perkebunan singkong dan dikubur.

Sebelum dihabisi, Juwanda ternyata sempat berkelahi dengan pelaku EW di pasar.

Pertengkaran itu berawal saat Juwanda menanyakan keberadaan Zainudin dan Siti Romlah yang tidak ada di rumah.

EW saat itu mengatakan, bahwa Zainudin dan istrinya pergi meladang di gunung.

Juwanda dan pelaku EW lantas pergi ke arah gunung, namun keduanya tak menemukan Zainudin.

"Mulai dari situ bertengkar terus, sempat saya damaikan juga," ujar Yani, dikutip dari Kompas.com.

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, Kompas.com/Tri Purna Jaya, TribunLampung.co.id/Anung Bayuardi)

# Kabupaten Way Kanan # Lampung # warisan # septic tank # Lahan # pembunuhan

Baca berita lainnya terkait pembunuhan

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Usai Bunuh Keluarga Ayah Kandungnya, EW Jual 2 Lahan Korban, Warga Sempat Curiga dan Tanyakan Ini

Editor: Purwariyantoro
Video Production: Arie Setyaga Handika
Sumber: Tribunnews.com

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved