Selasa, 14 April 2026

Internasional

Lanjutkan Pembelian Twitter, Elon Musk Bikin Saham Twitter Meroket

Rabu, 5 Oktober 2022 13:09 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM, CALIFORNIA – CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk pada Selasa (4/10) mengonfirmasi bahwa dirinya siap mengajukan penawaran lanjutan untuk membeli Twitter senilai 44 miliar dolar AS.

“Kami menerima surat dari pihak Musk yang telah mereka ajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC),” kata Twitter dalam sebuah pernyataan.

"Tujuan perusahaan adalah untuk menutup transaksi senilai 54,20 dolar AS per saham," imbuhnya.

Dikutip dari Techcrunch, Rabu (5/10/2022) pemberitahuan Musk untuk mengakuisisi Twitter membuat harga saham perusahaan itu meroket lebih dari 12 persen, di atas 47 dolar AS per saham.

Baca: Elon Musk Terlibat Cekcok dengan Zelensky terkait Gagasan Rencana Damai Rusia dan Ukraina

Meskipun tidak jelas apa yang mengilhami perubahan hati Musk, ada sejumlah hal baru menjelang persidangan yang akan dimulai pada 17 Oktober 2022.

Pengadilan baru-baru ini menerbitkan sejumlah teks Musk tentang kesepakatan, terungkap melalui proses penemuan, dan pesan-pesan dengan jelas menunjukkan bahwa dia semakin "bijak" mengingat perang di Ukraina dan gambaran ekonomi global yang memburuk.

Musk sebelumnya tertarik membeli Twitter. Namun, akhirnya kesepakatan itu dibatalkan hingga menyeretnya ke meja hijau.

Alasan pembatalan itu karena Elon Musk mengklaim Twitter membuat pernyataan menyesatkan mengenai jumlah akun bot spam.

Sementara pengacara Musk, Skadden Arps Mike Ringler, mengatakan Twitter belum memenuhi kewajiban kontraknya.

Di samping itu, Elon Musk mengatakan bahwa dirinya ingin menilai klaim Twitter mengenai 5 persen dari pengguna aktif harian (mDAU) yang merupakan akun spam.

"Twitter telah gagal atau menolak untuk memberikan informasi. Terkadang Twitter mengabaikan permintaan Musk, terkadang menolaknya karena alasan yang tampaknya tidak dapat dibenarkan, dan terkadang mengklaim untuk mematuhinya sambil memberikan informasi yang tidak lengkap atau tidak dapat digunakan oleh Musk," ujar Ringler.

Baca: Elon Musk Bagikan Detail Mobil Cybertruck, Klaim Buatannya Bisa Jadi Perahu dan Seberangi Sungai

Ringler kemudian menambahkan bahwa Twitter telah melanggar perjanjian merger, sebab memberikan representasi tidak akurat secara material.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Elon Musk Lanjutkan Proses Pembelian, Saham Twitter Langsung Meroket

# CEO Tesla # SpaceX # Elon Musk # Twitter # saham

Baca berita terkait di sini.

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #CEO Tesla   #SpaceX   #Elon Musk   #Twitter   #saham

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved