Senin, 27 April 2026

Persis Hari Ini

Persis Hari Ini: Persis Solo Nyatakan Sikap untuk Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang

Rabu, 5 Oktober 2022 10:12 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUN-VIDEO.COM, SOLO - Persis Solo berbelasungkawa atas tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) yang menewaskan lebih kurang 131 orang.

Pernyataan belasungkawa klub tersebut disampaikan Media Officer Persis Solo, Bryan Barcelona.

"Persis Solo berbelasungkawa dan berduka cita kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan atas apa yang terjadi di Malang," kata Bryan kepada TribunSolo.com.

"Jadi keluarga besar Persis turut mengucapkan berbelasungkawa terhadap insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan," katanya.

"Mudah-mudahan ini menjadi peristiwa yang terakhir dan gak akan pernah ada yang terulang lagi," tambahnya.

Baca: Persis Hari Ini: Sepakat! Suporter Persis Solo & PSIM Jogja Damai, Diapresiasi dari Tokoh Pasoepati

Bryan menuturkan Persis Solo akan mengawal proses penyelesaian tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang.

"Ekosistem sepak bola di Indonesia sedang menaruh perhatian dan atensi besar terhadap apa yang terjadi di Malang," tutur dia.

"Kita semua sedang berkabung bukan cuma Malang tapi di Indonesia, semua merasa berduka dengan apa yang terjadi di Malang," jelasnya.

"Saya rasa fokus kita akan ke situ untuk bisa mengawal supaya ada evaluasi, supaya ada penyelesaian, supaya ada yang bisa bertanggung jawab atas apa yang terjadi di Malang," tambahnya.

Sementara itu, PSSI telah memutuskan sanksi untuk Arema FC atas tragedi di Stadion Kanjuruhan.

Sanksi didasarkan hasil sidang dan investigasi.

Dari hasil tersebut, Arema FC dinilai telah melakukan kesalahan atau kelalaian dalam pelaksanaan pertandingan dengan Persebaya Surabaya.

"Dari hasil sidang kami, kepada Klub Arema FC dan Panitia Pelaksananya, keputusannya adalah dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebagai tuan rumah," terang Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing dikutip dari Tribunnews.com.

Baca: Persis Hari Ini: 10 UMKM Asal Solo Raya Digembleng Materi Hasil Kolaborasi Persis Solo & Shopee

"Dan harus dilaksanakan di tempat yang jauh dari homebase Malang. Kemudian itu jaraknya kurang lebih ada 250 kilometer dari lokasi," katanya.

"Kedua Klub Arema FC dikenakan sanksi denda Rp 250 juta. Ketiga, pengulangan terhadap pelanggaran terkait diatas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat," tambahnya.

Tidak hanya klub, PSSI juga memberi sanksi terhadap Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris.

Erwin menilai Abdul tidak bisa mengantisipasi pertandingan dengan baik sehingga terjadi pembludakan penonton ke dalam lapangan yang berujung tewasnya ratusan orang.

"Saudara Abdul Haris sebagai Ketua Pelaksana Pertandingan Arema FC tidak boleh beraktivitas di sepakbola seumur hidup," terang Erwin.

Tak hanya panpel, Komdis PSSI juga memberikan hukuman terhadap Ketua Security Officer Arema FC, Suko Sutrisno, juga larangan beraktivitas di sepakbola seumur hidup. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Sikap Persis Solo untuk Tragedi Stadion Kanjuruhan : Kawal Supaya Ada Evaluasi & Penyelesaian

# Persis Solo # Kanjuruhan # Aremania # Kericuhan # PSSI

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Persis Solo   #Aremania   #Kanjuruhan   #kericuhan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved