TRIBUNNEWS UPDATE

Viral Kabar Kelpin Suporter Arema Pengunggah Video Tragedi Kanjuruhan Diculik Intel, Ini Kata Polri

Rabu, 5 Oktober 2022 09:48 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Kabar penculikan seorang suporter Arema FC yang disebut dilakukan oleh seorang intel kepolisian viral di media sosial.

Dijelaskan, suporter tersebut merupakan pengunggah video kondisi pintu stadion yang terkunci.

Menanggapi hal itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Presetyo buka suara.

Baca: Korban Meninggal Dunia Tragedi Kerusuhan Stadion Kanjuruhan Malang Bertambah Jadi 131 Orang

Dalam video yang diunggah akun TikTok Kelpinbotem, terlihat banyak suporter yang terjepit dan berdesak-desakan.

Mereka tak bisa keluar dari stadion karena pintu tertutup.

Lantaran video tersebut, Kelpin kabarnya diundang ke Jakarta oleh Mata Najwa untuk memberi kesaksian.

Namun keterangan yang beredar, Kelpin diculik oleh oknum intel saat berada di stasiun menuju ke Jakarta.

“Tau video yg tak share kemaren kan? Video tiktok kelpinbotem yg nunjukin kalo pintu dikunci dari luar saat gas air mata mengepul di tribun.

Kelpin diundang mata najwa ke jakarta untuk memberikan kesaksian dan harusnya berangkat siang ini.

Tapi naas waktu di stasiun dia DICULIK intel dari oknum aparat dan akhirnya GAGAL berangkat," isi ketengan yang beredar.

Pemimpin Redaksi Narasi Zen Rachmat Sugito atau Zen RS yang mendengar kabar itu buka suara.

Zen RS mengaku, setelah kabar ini mencuat pihaknya langsung melakukan konfirmasi terhadap sejumlah divisi untuk memastikan apakah ada undangan yang ditujukan kepada Kepin.

Baca: Kisah Sedih Ibu Muda Kehilangan Anak 3 Tahun dan Suami saat Tragedi Kanjuruhan Malang

Namun, pihak Narasi yang berada satu manajemen dengan Mata Najwa tegas menyebut tidak pernah mengundang Kelpin.

"Setelah cek ke internal, tidak/belum ada komunikasi atau undangan dari tim kami kpd sdr. Kelpin.

Saya udah cek ke berbagai desk (Mata Najwa, tim daily sampai tim investigasi).

Mudah-mudahan sdr. Kelpin tetap dalam keadaan sehat dan baik2 saja. Amin," tulis Zen RS di Twitter, Selasa (4/10/2022).

"Konfirmasi saya ini ttg undangan dari kami kepada sdr. Kelpin, ya, bukan ttg informasi -- mengutip poster di atas -- "penculikannya"," tambah Zen RS.

Sementara Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Presetyo mengklaim tak ada penangkapan pengunggah video kericuhan di Stadoin Kanjuruhan.

Baca: Pengamat Sebut Aparat Tak Siap Amankan Laga Arema FC vs Persebaya hingga Tragedi Kanjuruhan Terjadi

Bantahan ini diungkapkan Dedi saat di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, Selasa (4/10).

"Tidak ada. Nanti kita sampaikan updatenya (perkembangan penanganan peristiwa tragedi Kanjuruhan)," kata Dedi di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, Selasa (4/10/2022). (*)

Baca juga berita terkait di sini

# TRIBUNNEWS UPDATE # suporter # Arema # Malang # Kanjuruhan # Tragedi

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Jalu Setyo Nugroho
Sumber: Tribun Video

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #suporter   #Arema   #Malang   #Tragedi   #Kanjuruhan
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved