TRIBUNNEWS UPDATE

Cerita Pilu Ayah Cari Anaknya saat Tragedi Kanjuruhan: Datangi 5 Rumah Sakit & Buka 50 Kantong Mayat

Selasa, 4 Oktober 2022 13:18 WIB
Surya Malang

TRIBUN-VIDEO.COM - Kisah menyedihkan dialami seorang ayah bernama Sugeng (50) saat mencari anaknya yang hilang dalam tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.

Sugeng mengaku sampai membuka 50 kantong jenazah untuk menemukan sang anak, Risky Dendi Nugroho (19).

Beruntung ia berhasil menemukan anaknya, meski sudah dalam kondisi tak sadarkan diri di rumah sakit.

Baca: 14 Siswa Malang Menjadi Korban dalam Tragedi Kanjuruhan, Beberapa Ada yang Perempuan

Sugeng mengatakan, dirinya baru mendapat kabar soal peristiwa kerusuhan pada Minggu (2/10) dini hari.

Setelah pulang dari berjualan nasi goreng, ia langsung menuju Stadion Kanjuruhan.

Dikutip dari SuryaMalang.com, Sugeng kaget saat melihat kondisi stadion sudah porak poranda.

Beberapa mobil terbakar, sampah berserakan, dan pecahan besi teronggok di sekitar stadion.

Sugeng kemudian berkeliling area dalam dan luar stadion untuk mencari sang anak, namun tak membuahkan hasil.

Pria asal Kota Malang ini kemudian mendatangi lima rumah sakit rujukan korban kerusuhan, mulai dari Gondanglegi, Pakisaji, RS Wava Husada, hingga RSUD Kanjuruhan.

Baca: Tembakan Gas Air Mata oleh Polisi Jadi Pemicu Tewasnya Korban Kanjuruhan, Siapa yang Perintahkan?

Di rumah sakit tersebut, Sugeng tidak mendapati anaknya di ruang pasien.

Pikirannya yang saat itu sudah kalut membuat Sugeng menuju ke ruang jenazah.

Ia bahkan mengecek satu per satu kantong mayat, namun lagi-lagi tak menemukan anaknya.

"Anak saya tidak ada di ruang pasien. Saya juga mencari di ruang jenazah," kata Sugeng, Senin (3/10).

Lantaran tak kunjung menemukan sang anak, Sugeng pun meminta bantuan kepada sejumlah anggota keluarganya.

Akhirnya saudara Sugeng menemukan Risky tengah dirawat di RS Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

Remaja yang baru lulus SMA itu menjalani perawatan medis sejak Minggu dini hari.

Berdasarkan penuturan dokter, Rizky kebanyakan menghirup gas air mata.

Baca: Mensos Risma Panik, Orangtua Korban Tragedi Kanjuruhan Nangis hingga Pingsan: Pak Medis Ayo Tolong!

"Kata dokter, dia kebanyakan menghirup gas air mata. Karena bisa kena paru-paru, dan bisa sesak," kata dia.

Sugeng merasa sangat bersyukur masih bisa melihat anaknya selamat, meski kondisinya kini masih terbaring lemah.

Ia pun meminta kepolisian untuk serius mengusut tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan ratusan nyawa melayang. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul Tragedi Arema Vs Persebaya, Sugeng Buka 50 Kantung Jenazah untuk Cari Anaknya

# TRIBUNNEWS UPDATE # Tragedi # Kanjuruhan # Malang # Arema

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Surya Malang

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #Tragedi   #Kanjuruhan   #Malang   #Arema
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved