TRIBUNNEWS UPDATE

Pernyataan Komnas HAM soal Tragedi Kanjuruhan: Dari Tendangan Kungfu Oknum TNI hingga Gas Air Mata

Selasa, 4 Oktober 2022 11:55 WIB
Surya Malang

TRIBUN-VIDEO.COM - Komnas HAM menemukan indikasi adanya sejumlah pelanggaran dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang.

Ditambah lagi adanya video yang beredar ketika oknum TNI menendang Aremania hingga tersungkur.

Selain itu, Komnas HAM juga menelusuri soal penggunaan gas air mata saat kerusuhan berlangsung.

Baca: 7 hingga 8 Korban Tragedi Kanjuruhan Meninggal di Ruang Ganti, Striker Arema FC Ungkap Kesaksian

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengaku telah melihat video dugaan pelanggaran yang dilakukan oknum TNI tersebut.

Menurut Anam, indikasi pelanggaran HAM memang tampak jelas dalam peristiwa itu.

"Kekerasan memang terjadi melalui video yang tersebar, ada yang ditendang ada yang kena kungfu. Tentu semua juga melihat," kata Choirul Anam di Malang, Senin (3/10/2022).

Meski begitu, pihaknya masih akan terus melakukan penelusuran lebih lanjut.

"Kami akan telusuri objektivitasnya seperti apa," imbuhnya.

Sementara itu terkait gas air mata yang ditembakkan kepolisian, Anam tak menampik jika hal itu membuat situasi semakin genting.

Baca: Desakan Jadwal Big Match Diubah Buntut Tragedi Kanjuruhan, Sekjen PSSI Ini akan Jadi Pertimbangan

"Soal penggunaan gas air mata kami sedang telusuri. Kami lihat anatomi stadion pasca pertandingan seperti apa," kata dia.

"Seandainya tidak ada gas air mata maka tidak ada hiruk pikuk," imbuhnya.

Komnas HAM juga tengah mendalami dugaan penggunaan gas air mata yang telah kedaluwarsa.

Bahkan hal itu menjadi kunci pernyataan pihaknya ke petugas medis.

"Gas pasti punya kedaluwarsa itu akan menjadi kunci kami tanya ke medis," kata Anam.

Seperti diketahui, jumlah korban meninggal akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan mencapai 125 orang.

Polisi menyebut penyebab banyaknya korban berjatuhan karena berdesak-desakan saat di pintu keluar stadion.

Baca: Panjatkan Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Bonek Larut dalam Duka

Mereka berusaha mengindari tembakan gas air mata dari polisi saat kerusuhan terjadi.

Lantaran pintu keluar penuh sesak dengan suporter, banyak yang mengalami sesak napas, jatuh, dan bahkan terinjak-injak.

"Para suporter berlarian ke salah satu titik di Pintu 12 Stadion Kanjuruhan. Saat terjadi penumpukan itulah, banyak yang mengalami sesak napas," kata Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, Minggu (2/10). (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul Tendangan Kungfu Hingga Gas Air Mata dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan, Ini Penjelasan Komnas HAM

# TRIBUNNEWS UPDATE # Komnas HAM # Choirul Anam # Tragedi # Kanjuruhan # Malang # gas air mata

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Jalu Setyo Nugroho
Sumber: Surya Malang

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved