Kerusuhan Arema Vs Persebaya

Tragedi Kanjuruhan Memakan Ratusan Korban Jiwa, Sosok Ini Pilih Mengundurkan Diri

Senin, 3 Oktober 2022 18:40 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Komentator sepak bola Radot Valentino ”Jebret” Simanjutak yang lebih dikenal sebagai Valentino Jebret undur diri jadi komentator Liga 1 usai tragedi Arema di Stadion Kanjuruhan.

Valentino Jebret mengumumkan keputusan dirinya undur diri jadi komentator Liga 1 melalui akun Instagram miliknya pada Minggu (2/10/2022).

Pengumuman tersebut disampaikan dalam pernyataan tertulis terkait perasaan Valentino usai mendengar kabar tragedi Arema tersebut.

Valentino merasa sedih atas peristiwa yang sudah memakan ratusan korban jiwa yang membuat dirinya kehilangan semangat untuk tetap berpartisipasi di Liga 1 2022.

Baca: Kisah Pilu Pasutri Meninggal Terinjak di Laga Arema Vs Persebaya, sang Anak Berusia 11 Tahun Selamat

”Saya sebagai bagian insan sepak bola nasional merasa prihatin dan sedih yang mengakibatkan semangat/hasrat untuk berpartisipasi dalam program BRI Liga 1 2022/2023 sudah pada titik terendah dalam karir saya sebagai host dan komentator program sepak bola nasional,” tulis Valentino Jebret dalam pernyataan yang ia bagikan.

”Hilangnya semangat tersebut akan berdampak pada kontribusi saya yang tidak akan lagi memberikan hal yang maksimal seperti yang telah saya berikan sebelumnya,”

”Saya menyampaikan pengunduran diri sebagai host dan komentator program BRI Liga 1 2022/2023 terhitung sejak 2 Oktober 2022,” sambung Valentino.

Valentino sendiri menjadi komentator laga Arema FC Vs Persebaya yang berakhir dengan tragedi tersebut.

Pertandingan Arema vs Persebaya yang termasuk pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 itu berakhir dengan skor 2-3.

Hasil itu membuat penggemar Arema tak puas akan kekalahan timnya.

Baca: Aremania Bantur Sebut 2 Suporter Minta Foto Jadi Pemicu Kericuhan Kanjuruhan yang Tewaskan 125 Orang

Ada setidaknya 3.000 penonton turun ke lapangan.

Aksi tersebut membuat bentrokan dengan pihak keamanan pun tak terhindarkan.

Gas air mata memicu kepanikan di tribun yang membuat para penggemar berlari ke satu pintu keluar dan ada penumpukan di sana.

Desak-desakan terjadi dan timbul korban jiwa.

Laporan awal dari Polda Jawa Timur menyebut ada 127 nyawa yang melayang karena tragedi di Kanjuruhan.

Korban meninggal lantas sempat diberitakan bertambah menjadi 129, seturut keterangan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Namun, laporan terbaru dari Dinas Kesehatan setempat menyebutkan bahwa korban jiwa berjumlah 125 orang.

Jumlah korban jiwa itu didapat setelah dilakukan penghitungan ulang.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Usai Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Sosok Ini Pilih Pamit Undur Diri

Baca berita Kerusuhan Arema Vs Persebaya lainnya di sini.

# Arema # Persebaya # Stadion Kanjuruhan # Valentino Jebret # Tragedi

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: Tribunnews.com

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved