Kerusuhan Arema Vs Persebaya

Kisah Pilu Pasutri Meninggal Terinjak di Laga Arema Vs Persebaya, sang Anak Berusia 11 Tahun Selamat

Senin, 3 Oktober 2022 18:30 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kisah pilu kini dialami bocah malang berusia 11 tahun imbas kericuhan suporter di laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022).

Dilansir TribunWow.com, bocah malang berusia 11 tahun bernama Muhammad Alfiansyah menonton laga Arema FC vs Persebaya Surabaya bersama kedua orang tuanya, Muhammad Yulianton (40) dan Devi Ratnasari (30).

Keluarga yang berasal dari Jalan Bareng Raya 2G RT 14 RW 8 Kelurahan Bareng Kecamatan Klojen Kota Malang sejatinya ingin menikmati malam minggu dengan menonton laga tim kesayangannya Arema FC bersua Persebaya.

Tapi nahas, hiburan keluarga menonton laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya berubah menjadi petaka.

Muhammad Yulianton dan Devi Ratnasari yang merupakan orang tua Muhammad Alfiansyah harus mereggang nyawa dan tak terselamatkan dalam kericuhan yang terjadi pada laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Baca: Mengenal Stadion Kanjuruhan, Lokasi Tragedi Kerusuhan Sepak Bola yang Menelan Ratusan Korban Jiwa

Satu di antara saudara korban, Doni (43) menjelaskan kronologi detail kejadian malang yang dialami oleh keluarganya tersebut.

"Jadi di RT 14 ini, ada sebanyak 20 orang warganya menonton langsung pertandingan di stadion. Kami menonton di Tribun 14," ujar Doni, Minggu (2/10/2022).

Seusai pertandingan tepatnya pukul 22.00 WIB, kondisi di dalam stadion mendadak menjadi ricuh.

Ia menjelaskan, awalnya, kericuhan hanya terjadi di tengah lapangan.

Tak lama kemudian, kericuhan mengarah ke bagian tribun penonton.

"Saat itu, petugas keamanan menembakkan gas air mata ke arah Tribun 12. Namun karena angin, asap dari gas air mata itu mengarah ke Tribun 14. Asap itu membuat perih mata, dan para penonton yang ada di Tribun 14 langsung berhamburan turun untuk segera keluar stadion," jelas Doni.

Mengetahui kericuhan terjadi di tribun penonton, Doni pun sontak langsung menggendong anaknya dan segera mengikuti suporter lainnya untuk mengamankan diri keluar stadion.

Baca: Fakta di Balik Tragedi Laga Arema FC di Kanjuruhan, Ini Alasan Jam Kick Off Pertandingan Tak Diubah

Ia mengetahui Muhammad Alfiansyah yang datang menghampirinya dan sontak langsung menanyakan keberadaan kedua orangtuanya.

"Setelah itu, saya berhenti sebentar di bagian pintu keluar stadion. Tiba-tiba, Muhammad Alfiansyah ini datang menghampiri saya."

"Saya langsung tanya, kemana kedua orang tuamu kok enggak ada. Anak itu menjawab, kalau kedua orang tuanya masih di dalam stadion," bebernya.

Tak lama setelah bertemu Alfiansyah, Doni melihat keberadaan kedua korban yang telah ditolong oleh orang lain.

Lantas, korban dipinggirkan keluar stadion dan dibawa ke RS Teja Husada, Kabupaten Malang.

Doni menduga, kedua korban meninggal dunia imbas dari terinjak oleh suporter lainnya yang juga hendak menyelamatkan diri keluar dari stadion.

Baca: Javier Roca Siap Dipecat Buntut Kekalahan Arema FC vs Persebaya, Minta Suposter Tak Salahkan Pemain

Sementara, Alfiansyah dapat diselamatkan oleh pihak kepolisian.

"Kemungkinan, saudara saya jatuh dari tangga tribun lalu terinjak-injak suporter lainnya. Saat saya lihat, bagian muka jenazah sudah pucat membiru. Kalau anaknya, minta bantuan ke polisi yang sedang jaga di dalam stadion terus selamat," ungkapnya.

Ia juga membeberkan, ternyata Devi, ibunda Alfiansyah baru pertama kali menontong langsung di Stadion Kanjuruhan menuruti keinginan sang suami yang memang telah sering menonton langsung laga Arema FC di stadion.

"Kedua jenazah sampai rumah duka sekitar Subuh. Rencananya, akan segera dimakamkan di TPU Mergan sekitar pukul 09.00 WIB ini," tandasnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Kisah Pilu Pasutri Meninggal Terinjak di Laga Arema Vs Persebaya, sang Anak Berusia 11 Tahun Selamat

# Arema # Persebaya # Stadion Kanjuruhan # Malang # Muhammad Alfiansyah

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Nabila Afsya Nur Fadhila
Sumber: TribunWow.com

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved