Minggu, 26 April 2026

Kerusuhan Arema Vs Persebaya

Tiket Arema Vs Persebaya Ternyata Dicetak hingga 45.000 Lembar, Polisi Instruksikan 25.000 Lembar

Senin, 3 Oktober 2022 18:12 WIB
Kompas TV

TRIBUN-VIDEO.COM - Pertandingan sepak bola antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu, 1 Oktober 2022 menjadi catatan kelam bagi dunia sepak bola Indonesia.

Sebab, pertandingan tersebut memakan korban jiwa baik dari suporter maupun aparat keamanan. Tercatat, ada 125 orang yang dilaporkan meninggal dunia seusai pertandingan itu.

Terkait kejadian tersebut, Koordinator Save Our Soccer, Akmal Marhali, menyoroti adanya beberapa aturan yang dilanggar.

Itu baik dilakukan oleh pihak penyelenggara maupun aparat keamanan.

Baca: Pelatih Arema Menangis saat Cerita Tragedi Kanjuruhan, Javier Roca: Suporter Tewas di Pelukan Pemain

Akmal mengungkapkan pelanggaran yang dilakukan oleh Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC, misalnya, yakni menjual tiket tidak sesuai dengan instruksi dari pihak kepolisian.

Akmal mengatakan, sebelum pertandingan antara Arema melawan Persebaya digelar, aparat keamanan menginstruksikan kepada Panpel hanya boleh mencetak tiket sebanhak 25.000 lembar.

Namun, instruksi pihak kepolisian itu tidak diindahkan. Panpel justru mencetak tiket hingga 45.000 lembar. Hal inilah, kata Akmal, yang membuat Stadion Kanjuruhan terlalu penuh oleh massa atau penonton.

"Ini over capacity dari Stadion Kanjuruhan sehingga kemudian jumlah penonton tidak sebanding dengan kapasitas stadion," kata Akmal dikutip dari Kompas.com pada Senin (3/10/2022).

Karena sebab itulah, membuat penonton di dalam stadion jadi desak-desakan berebut tempat menonton tim kesayangannya. Menurut Akmal, ini merupakan pelanggaran sangat fatal.

"Sehingga (di dalam stadion) berjubel, desak-desakan, dan ini pelanggaran prosedural yang sangat fatal," ucap dia.

Baca: Kesaksian Aremania Jalur Gazza yang Lihat Langsung Tragedi, Lihat Wajah Teman Tewas Berwarna Biru

Selain itu, Akmal juga menyoroti pelanggaran lainnya terkait jadwal pertandingan yang digelar terlalu malam.

Semula, Polri menyarankan agar pertandingan Arema melawan Persebaya dimulai pada pukul 15.30 WIB.

Namun, instruksi itu tidak dihiraukan dan pertandingan Arema melawan Persebaya Surabaya tetap digelar pada pukul 20.00 WIB.

"Beberapa kali Save Our Soccer menyampaikan bahwa PSSI harus merevisi ulang jadwal pertandingan sepak bola yang larut malam," ujar Akmal.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.tv dengan Ternyata Tiket Arema Vs Persebaya Dijual hingga 45.000 Lembar, Padahal Polisi Hanya Bolehkan 25.000

# Arema # Persebaya # tiket # Stadion Kanjuruhan # Malang

Editor: Fitriana SekarAyu
Sumber: Kompas TV

Tags
   #Arema   #Persebaya   #Stadion Kanjuruhan   #Malang   #tiket

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved