Kerusuhan Arema Vs Persebaya

Detik-detik Orangtua Korban Tragedi Kanjuruhan Pingsan dan Menangis di Pelukan Menko PMK

Senin, 3 Oktober 2022 18:04 WIB
Tribun Jatim.com

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifky Edgar

TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Sosial Tri Rismaharini, bersama Menko PMK Muhadjir Effendy, Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, dan pemerintah daerah dari Kota dan Kabupaten Malang, memberikan santunan kepada korban tragedi Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Senin (3/10/2022).

Pemberian santunan itu dilakukan di Kantor Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.

Namun seorang pria paruh baya tiba-tiba pingsan, seusai menerima bantuan dari Kementerian Sosial RI yang diberikan oleh Menko PMK Muhadjir Effendy.

Baca: Pelatih Timnas Shin Tae-yong Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan, Khawatir Keadaan Sepak Bola Indonesia

Pria tersebut pingsan, seusai bersalaman dan berpelukan dengan mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu.

"Pak pak pak tolong medis tolong medis ayo," ucap Tri Rismaharini yang berada di belakang Muhadjir Effendy.

Petugas medis pun kemudian bergegas menolong pria tersebut.

Sedangkan Menko PMK tetap memegangi pria tersebut sampai jatuh ke lantai.

Hingga akhirnya, pria tersebut digotong ke kursi untuk mendapatkan penanganan dari petugas medis.

Sebelum menerima santunan, pria yang belum diketahui namanya tersebut terlihat syok, karena telah ditinggal oleh anaknya.

Selain pria itu, warga lain yang kebanyakan merupakan orang tua juga tak kuasa menahan tangis, karena telah ditinggal oleh anak dan sanak saudaranya.

Saat Tri Rismaharini mengajak ngobrol keluarga korban, rata-rata anak mereka yang meninggal dunia berusia 17-20 tahun.

Usai bapak tersebut ditangani oleh petugas, acara dilanjutkan dengan pemberian santunan ahli waras, kepada korban tragedi Arema vs Persebaya.

Masing-masing ahli waris menerima santunan sebesar Rp 15 juta dan paket sembako berupa beras 5 kg yang berisi minyak 2 liter, kecap, saus sambal, susu kental manis, biskuit, sarden, kopi dan teh.

Baca: Juragan 99: Pemain Arema FC akan Takziah dan Kunjungi Rumah Korban Kericuhan Kanjuruhan Hari Ini

"Kami ada santunan untuk bencana alam dan bencana sosial. Bencana sosial juga ada seperti konflik di Papua dan beberapa tempat kami juga menangani," ujar Tri Rismaharini.

"Standarnya itu Rp 15 juta per korban, korbannya satu keluarga ada dua kami berikan dua, kalau tiga ya kita berikan tiga," lanjutnya.

Selain itu, Kemensos RI juga akan memberikan bantuan khusus kepada korban tragedi Arema vs Persebaya ini.

Seperti pemberian santunan dan pendampingan kepada masyarakat yang telah ditinggal oleh kepala keluarga, atau anaknya yang ditinggal oleh orang tuanya.

"Saat ini masih kami data, kami kumpulkan. Terutama yang ditinggalkan bapaknya, yang selama ini mencari nafkah itu yang kita tangani khusus sosial untuk anak-anaknya," tandasnya.

Sebelumnya, terjadi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam.

Akibat kerusuhan itu, 125 orang meninggal dunia. Korban berasal dari suporter Aremania dan anggota kepolisian.

# Malang # Kanjuruhan # kerusuhan # Persebaya # Menko PMK

Baca berita lainnya terkait Arema FC

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Peluk Menko PMK, Keluarga Korban Tragedi Arema vs Persebaya Tiba-tiba Pingsan Saat Terima Santunan

Editor: Purwariyantoro
Video Production: Lulu Adzizah F
Sumber: Tribun Jatim.com

Tags
   #korban   #Kanjuruhan   #Malang   #kerusuhan   #Persebaya   #Menko PMK
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved