Kamis, 15 Mei 2025

LIVE UPDATE SPORT

2 Polisi Korban Tragedi Arema FC Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Tugas Sebagai Bhabinkamtibmas

Senin, 3 Oktober 2022 14:46 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Dua anggota polisi menjadi korban dalam tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur seusai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam.

Kedua polisi yang meninggal dalam tragedi Stadion Kanjuruhan tersebut masing-masing bernama Bripka Andik Purwanto dan Briptu Fajar Yoyok Pujiono.

Kedua anggota Polri tersebut sebelumnya dikirim ke Stadion Kanjuruhan Malang untuk menjadi Bantuan Kendali Operasi (BKO).

Bripka Andik Purwanto tercatat sebagai anggota Polsek Sumbergempol Malang, sedangkan Briptu Fajar Yoyok Pujiono tercatat sebagai anggota Polsek Dongko, Trenggalek.

Bripka Andik sendiri kesehariannya bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Bendiljati Wetan, Kecamatan Sumbergempol.

Baca: Ikut Berduka dengan Tragedi Arema FC Vs Persebaya Surabaya, Real Madrid Lakukan Tribute untuk Korban

Sebelum menjadi polisi, Andik adalah alumni Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.

Dia juga aktif di Barisan Ansor Serba Guna (Banser) dan di PSNU Pagar Nusa.

Yoyok, mantan Satkorcab Banser Tulunggagung dan kawan akrabnya yang juga menjabat sebagai Sekretaris Desa Bendiljati Wetan mengakui Andik sebagai sosok yang baik.

Kawan-kawan akrabnya menjulukinya sebagai Andik Bahadur karena sosoknya dianggap mirip orang India.

Sosoknya murah senyum dan mudah akrab dengan siapa saja.

Lanjut Yoyok, Andik juga dikenal sebagai polisi yang tidak neko-neko.

Sebelumnya dia pernah menjadi penyidik, namun pilih berhenti dengan alasan tidak mau berhadapan dengan warga meski pelaku kejahatan.

Bahkan menurut Yoyok, Andik tidak mempedulikan karir dan memilih jadi Bhabinkamtibmas.

Andik sempat membuat status pada pukul 21.22 WIB dari Stadion Kanjuruhan.

Dari unggahan status itu Andik diperkirakan ada di tribun bagian atas.

Menurut Kabag Ops Polres Tulungagung, Kompol Supriyanto, Andik salah satu dari 25 orang anggota yang BKO ke Malang.

Hingga kini belum ada laporan pasti penyebab meninggalnya Brigadir Andik.

Namun menurut Supriyanto, diduga Andik terjebak di antara penonton yang saling berdesak-desakan.

Kapolres Tulungagung, AKBP Eko Hartanto memastikan kalau pangkat Bripka Andik Purwanto naik satu tingkat.

Bripka Andik mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa menjadi Aipda Anumerta.

Lanjut Kapolres, pihaknya mengirimkan 23 personel BKO ke Malang, terdiri dari satu perwira dan 22 bintara.

Setelah selesai pengamanan, Bripka Andik tidak ditemukan.

Personel yang lain mencoba mencari namun tidak membuahkan hasil, ternyata benar Andik telah meninggal dunia.

Di sisi lain, Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino menjelaskan Briptu Fajar Yoyok Pujiono sebelumnya ditugaskan untuk membantu pengamanan laga sepakbola Arema FC vs Persabaya Surabaya bersama 24 anggota lainnya.

Baca: Catatat Medis Korban Kerusuhan Akibat Laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya, Banyak Korban Cidera Otak

Untuk melepas kepergian Yoyok, polisi menggelar upacara pemakaman di rumah duka korban di Desa Sukosari, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek.

Alith menjelaskan, Yoyok merupkaan anggota Polri yang berdinas di Polsek Dongko.

Di sana, ia bertugas sebagai Banit Reskrim Polsek Dongko, sekaligus Bhabinkamtibmas sejak 2019.

Sebelumnya, ia sempat bertugas sebagai Ba Ditsabhara Polda Jatim (2016), dan Banit Turjawali Polres Trenggalek (2016).

Yoyok lahir 18 Agustus 1995, yang artinya, usianya saat ini masih 27 tahun.

Ia bersekolah dasar di SDN 1 Sukosari (2007), kemudian menempuh pendidikan selanjutnya di SMPN 2 Trenggalek (2010), dan SMAN 1 Karangan (2013).

Di kepolisian, ia mengikuti pendidikan pembentukan brigadir Diktukba (2014).

Semasa hidup, almarhum dikenal sebagai sosok yag murah senyum dan penyayang keluarga.

Selain itu, almarhum memiliki jiwa sosial yang tinggi.

Almarhum Briptu Yoyok juga selalu mendukung serta berupaya menyukseskan program pemerintah, maupun Polri.

Terkhir yang Suwarno ingat sebelum meninggal dunia, almarhum sudah terbiasa akrab dengan keluarga.

Sekitar sepekan lalu, almarhum berbincang serius kepada mertuanya, terkait program pemerintah soal kompor listrik dan mobil listrik.

Pihak keluarga menerima kabar tentang kondisi Briptu Yoyok, pada Sabtu (1/10/2022) sekira pukul 23.00 WIB.

Kabar tersebut disampaikan oleh kerabat almarhum yang juga seorang polisi.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sosok 2 Polisi yang Gugur Dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan, Biasa Bertugas Sebagai Bhabinkamtibmas

# Stadion Kanjuruhan # Arema FC # Persebaya Surabaya 

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Videografer: Sigit Setiawan
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved