Kerusuhan Arema Vs Persebaya

Korwil Bantur Ungkap Pemicu Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Versi Aremania, 2 Suporter Minta Foto

Senin, 3 Oktober 2022 10:50 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Koordinator wilayah (Korwil) Aremania Bantur The Black Lion, Slamet Sanjoko membeberkan kronologi kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan seusai pertandingan Arema FC melawan Persebaya pada Sabtu (1/10/2022).

Slamet mengungkapkan tragedi berdarah tersebut dipicu dari dua orang suporter Arema FC yang meminta foto dengan pemain seusai pertandingan.

"Katanya mau foto setelah akhir pertandingan. Mau foto sama pemain itu," ujarnya dikutip dari YouTube Surya, Senin (3/10/2022).

Namun, kata Slamet, dirinya telah meminta agar petugas keamanan melarang dua suporter tersebut untuk masuk ke lapangan dan berfoto bersama pemain Arema FC.

Permintaan tersebut dilakukan Slamet demi menjaga kondusifitas suasana Stadion Kanjuruhan pasca kekalahan dari Persebaya Surabaya dengan skor 2-3.

Baca: Buntut Tragedi Kerusuhan, PSSI Hukum Arema FC Tak Boleh Pakai Stadion Kanjuruhan hingga Akhir Musim

"Jangan (mengizinkan suporter masuk lapangan) pak, ini suasananya gak enak. Kita abis kalah dari Persib, habis itu dari Persebaya."

"Memang kita terima (kekalahan) sih. Rasa kecewa pasti ada. Nanti memicu yang lain-lain itu yang sudah lempar-lempar," jelas Slamet.

Namun lantaran salah satu suporter tersebut terus memaksa untuk masuk lapangan, dua petugas keamanan pun mengizinkan.

"Akhirnya dia (suporter yang ingin masuk) maksa, dibukain lah sama petugas, dua (suporter) itu," katanya.

Setelah diizinkan oleh petugas keamanan, Slamet mengatakan dua suporter Arema FC itu justru tidak dapat berfoto dengan pemain Singo Edan.

Baca: Alasan Suporter Arema FC Turun ke Lapangan Kanjuruhan Malang: Cuma Mau Protes kepada Pemain

Menurutnya, pemain Arema FC justru lari dan terjadilah bentrok sesaat setelah itu.

"Gak tahu penangkapan pemain Arema gimana. Dia mendekat, pemain Arema lari. Kita lihat dari kejauhan, dan bentrok dengan petugas," jelasnya.

"Di situ pemicunya yang dari tribun Timur dan tribun skor, naik semua," imbuh Slamet.

Aksi dua suporter itu memicu pendukung lain untuk memasuki area lapangan.

Melihat kejadian itu, Slamet meminta Aremania Bantur untuk tidak ikut masuk lapangan lantaran suasana sudah tidak kondusif.

Slamet meminta kepada suporter untuk mengemasi bendera dan meninggalkan stadion.

"Kami instrusikan untuk teman-teman Black Lion dari wilayah Bantur, jangan ikut masalah itu. Ayo ke atas, kemasi bendera," ujarnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemicu Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan versi Aremania Bantur: Berawal 2 Suporter Minta Foto

#viral #aremamalang #aremafc #aremania #persebaya #persebayasurabaya #stadionkanjuruhan #kanjuruhan #kanjuruhanmalang #liga12022 #tragedikanjuruhan #tragedistadionkanjuruhan

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Danar Pamungkas Sugiyarto
Sumber: Tribunnews.com

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved