HOT TOPIC

Penembakan Gas Air Mata saat Tragedi Kanjuruhan Tak sesuai Prosedur & Berpotensi Langgar HAM

Minggu, 2 Oktober 2022 17:20 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) buka suara soal penembakan gas air mata di dalam stadion.

YLBHI menyoroti penggunaan tembakan gas air mata di dalam stadion dan tribun.

Menurut YLBHI, penanganan aparat dalam mengendalikan kericuhan berpotensi melanggar HAM.

Hal itu disampaikan dalam pernyataan YLBHI pada hari ini.

Baca: Percepat Identifikasi Korban Kerusuhan Maut di Laga Arema vs Persebaya, Polri Terjunkan Tim DVI

Baca: Kanjuruhan Berduka! Laga Liga 1 Arema FC Vs Persebaya Berakhir Tragedi Polisi Tembak Gas Air Mata

Pasalnya dalam regulasi FIFA menyebutkan, penggunaan gas air mata dilarang.

Dalam pernyataan YLBHI, pihaknya mengecam keras tindakan petugas kepolisian.

Hal itu karena aparat dianggap mengindahkan peraturan terkhusus implementasi prinsip HAM POLRI.

(Tribun-Video.com / Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul YLBHI: 153 Korban Jiwa di Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Negara Harus Bertanggung Jawab

Host: Umi Wakhidah
VP: Indra Imawan

# penembakan # gas air mata # Stadion Kanjuruhan # pelanggaran HAM # YLBHI # Arema FC vs Persebaya Surabaya

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Umi Wakhidah
Video Production: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
Sumber: Tribunnews.com

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved