Tragedi Arema vs Persebaya

Detik-detik Tragedi Kanjuruhan Malang yang Tewaskan 127 Orang, 34 Meninggal di Tempat

Minggu, 2 Oktober 2022 10:13 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (1/10/2022) malam berakhir ricuh.

Kericuhan ini mengakibatkan puluhan orang meninggal dunia.

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang dipicu kekecewaan Aremania yang tak terima dengan kekalahan.

Aremania yang tak terima dengan kekalahan Arema FC tersebut merangsek masuk ke lapangan setelah pertandingan selesai.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, dalam pertandingan ini kemenangan ada di tangan Persebaya Surabaya dengan skor 3-2.

Dalam pertandingan, Nico mengatakan tak ada permasalahan.

Pertandingan berjalan lancar dan berlangsung dengan tertib.

Baca: Tragedi Kericuhan di Kanjuruhan dalam Laga Arema FC vs Persebaya, Dua Anggota Polisi Tewas

Permasalahan terjadi setelah pertandingan selesai.

Aremania merasa kecewa terhadap tim kesayangannya yang kalah dalam pertandingan.

Hal tersebut karena selama ini, jika pertandingan digelar di kandang sendiri, Arema disebut tak pernah mengalami kekalahan.

Massa yang kecewa tersebut kemudian turun ke lapangan untuk mencari para pemain untuk menanyakan sebab kekalahan.

"Rasa kekecewaan itulah yang menggerakkan para penonton turun ke tengah lapangan dan berusaha mencari para pemain."

Selain itu juga untuk melampiaskan rasa kekecewaan mereka.

Untuk itu, kepolisian berusaha mengalihkan agar para penonton tak mengejar para pemain.

Dalam prosesnya, pengamanan dilakukan dengan cara menyemprotkan gas air mata lantaran para penonton mulai anarkis.

Hal ini membuat para penonton berlari menuju ke satu titik pintu keluar hingga terjadi penumpukan.

Baca: Penyebab Kerusuhan Pasca-Laga Arema FC Vs Persebaya, Diduga Suporter Kecewa Kekalahan Arema FC

Dalam proses inilah banyak orang yang sesak napas dan kekurangan oksigen.

Tim medis kemudian berusaha melakukan pertolongan dan evakuasi, kemudian dibawa ke beberapa rumah sakit terdekat.

Dalam kejadian tersebut telah meninggal 127 orang, dua di antaranya anggota Polri.

Kemudian sebanyak 34 orang meninggal dunia di stadion, sisanya meninggal saat upaya pertolongan.

"Dalam kejadian tersebut telah meninggal 127 orang, dua diantaranya anggota Polri, dan 125 yang meninggal di stadion ada 34 (orang)" ucap Nico.

Mayoritas karena kondisinya memburuk pasca kerusuhan terjadi.

Saat ini dikabarkan 180 orang masih dirawat di rumah sakit. (*)

(Tribun-Video.com)

Baca selengkapnya disini

# Stadion Kanjuruhan Malang # korban tewas Arema FC Vs Persebaya # Arema FC vs Persebaya Surabaya

Editor: Wening Cahya Mahardika
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Video Production: Lalu Yusuf Wibisono
Sumber: Tribunnews.com

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved