Terkini Daerah
Sempat Raup Rp 5 Juta Per Hari, Jembatan Sasak di Solo Kini Hanyut Diterjang Arus Bengawan Solo
TRIBUN-VIDEO.COM - Baru dua hari lalu, Jembatan Sasak Sangkrah hanyut dan porak poranda akibat derasnya aliran Sungai Bengawan Solo.
Kini, Jembatan Sasak Kampung Beton, di Kelurahan Sewu, Jebres juga turut tersapu dan hanyut.
Endrawan, warga Gadingan, mengatakan jembatan sasak tersebut rusak usai hujan deras melanda Kota Solo pada Jumat (30/9) sore.
Diperkirakan debit air dari Bengawan Solo meluap imbas sisa hujan kemarin.
Baca: Berita Solo Hari Ini: Jembatan Sasak Baru Senilai Rp 20 Juta di Sangkrah Ambrol, Ini Penyebabnya
"Sore hujan deras, debit air naik, jadi drum juga naik, lalu pedot (putus) jembatan sasaknya," kata Endrawan, kepada TribunSolo.com, Sabtu (1/10/2022).
Lantaran kondisi tersebut, pihak pengelola jembatan langsung menutup Jembatan Sasak Kampung Beton.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
"Kemarin jalan, penutupan akses baru hari ini," ungkapnya.
"Tapi kemarin sebelum drum naik, pihak pengelola sudah menutup akses bagi warga yang akan melintas," lanjut Endrawan.
Dari pantauan di lokasi, TribunSolo.com mendapati jembatan sasak itu tampak tenggelam di bagian sisi timur.
Sejumlah bambu juga tampak berserakan.
Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, jembatan yang dibuat seniai Rp 20 juta itu, hanyut pada Kamis (29/9/2022) malam sekitar pukul 18.30 WIB.
Saat itu hujan deras disertai arus sungai sangat besar.
"Banyak sampah juga, sehingga bikin jembatan ambrol," kata warga sekitar.
Baca: Berita Solo Hari Ini: Jembatan Sasak Minta Dibongkar Seusai Jembatan Mojo Selesai Diperbaiki
Sebelumnya, pengelola jembatan sasak Sangkrah, Supriyadi (58) mengatakan alasan pembuatan jembatan dari bambu itu karena banyak warga yang terdampak penutupan Jembatan Mojo dan Jembatan Jurug B.
"Lha ini untuk masyarakat, kasihan yang kerja, sekolah kan banyak, biasanya lewatnya jembatan Mojo mereka," kata Supriyadi, kepada TribunSolo.com, Kamis (29/9/2022).
Supriyadi membantah jika jembatan sasak Sangkrah berniat mengikuti jembatan sasak di Kampung Beton.
Adapun pembangunan jembatan sasak Sangkrah merupakan hasil swadaya masyarakat di Sangkrah dan Gadingan.
Dari hasil tersebut, terkumpul sekitar Rp 20 juta.
"Swadaya masyarakat, habis kurang lebih sekitar Rp 20 juta dari patungan warga," ungkapnya.
Supriyadi mengatakan, ada 16 orang pekerja yang membantu membangun jembatan dari bambu tersebut.
Pekerjaan dimulai Senin lalu dan dikerjakan hingga pukul 02.00 WIB atau dini hari.
"Rencananya kalau nggak Jumat ya Sabtu bisa dilewati, ya Sabtu sudah siap," ucapnya.
Untuk sekali menyeberang, lanjut Supriyadi, warga tidak mematok harga.
"Ya Rp 2 ribu untuk sekali menyeberang, tapi kami tidak mematok, kalau enggak punya tim uang nggak apa-apa," ungkapnya.
Jembatan Sasak di Kampung Beton Sehari Bisa Hasilkan Rp5 Juta
Gara-gara Jembatan Mojo ditutup, jembatan sasak atau bambu kini menjadi pilihan masyarakat untuk menyeberangi Sungai Bengawan Solo dari Kota Solo menuju Karanganyar ataupun Sukoharjo.
Pembuat jembatan sasak ini, yakni Sugiono alias Bagong pun kebanjiran rezeki.
Jembatan Sasak buatannya kini lebih dipilih masyarakat daripada memutar jauh sejak Jembatan Mojo ditutup per Senin (26/9/2022) kemarin.
Baca: Berita Solo Hari Ini: Jembatan Sasak di Sangkrah Tak Mematok Harga bagi Warga Untuk Sekali Menyebran
Bahkan antrean kendaraan terpantau membludak di sana sejak Senin (26/9) sore atau saat jam-jam masyarakat pulang kerja.
Diperkirakan ribuan pengendara telah melintasi Jembatan Sasak.
Pengendara sepeda motor yang melintas dikenai tarif Rp2 ribu sekali menyeberangi Sungai Bengawan Solo.
Bagi mereka yang berboncengan, tarifnya hanya berbeda seribu rupiah alias Rp 3 ribu.
Bagong mengakui jumlah pendapatannya meningkat drastis usai jembatan Mojo ditutup.
Sebab jumlah pengendara yang melintas di Jembatan Sasak juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
"Kalau pendapatan iya pasti naik," kata Bagong, kepada TribunSolo.com, Selasa (27/9/2022).
Dalam sehari saja, khususnya Senin (26/9) kemarin, Bagong menyebut bisa membawa pulang pundi-pundi uang sejumlah Rp 5 juta.
# Jembatan Sasak # Solo # Bengawan Solo # Hancur # hanyut
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Susul Jembatan Sasak Sangkrah, Jembatan Sasak Beton Kini Hanyut Diterjang Derasnya Bengawan Solo
Sumber: TribunSolo.com
Local Experience
Lima Wisata Nuansa Klasik di Kota Solo dengan Tiket Murah dan Akses Mudah untuk Liburan
16 jam lalu
Local Experience
Lokananta: Studio Rekaman Pertama di Indonesia dengan Arsip Musik Nasional, Berlokasi di Surakarta
16 jam lalu
Local Experience
Kampung Batik Laweyan di Solo Menjadi Destinasi Wisata Edukasi Membatik bagi Wisatawan
16 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.