Minggu, 3 Mei 2026

LIVE UPDATE

Kremlin Ungkap Kemungkinan Penyebab Pipa Gas Bocor di Laut Baltik, Sebut Ada Serangan Teroris

Jumat, 30 September 2022 21:47 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia angkat bicara soal penyebab kebocoran dua pipa Nord Stream di Laut Baltik.

Disebutkan insiden itu terjadi kemungkinan adanya serangan teroris.

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Kepresidenan Rusia Dmitry Peskov Kamis (29/9/2022).

Ia menerangkan, tidak mungkin untuk menjawab pertanyaan tentang kemungkinan kerja sama penyelidikan keadaan darurat antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat (AS).

Peskov berujar hal ini karena Rusia tidak memiliki kontak subtantif dan kerja sama antara badan-badan keamanan.

Ia mengatakan apakah Rusia melakukan penyelidikan atau tidak tergantung situasinya.

Baca: Ukraina, AS dan Eropa Kompak Tolak Hasil Referendum 4 Wilayah, Siapkan Paket Sanksi Baru ke Rusia

Baca: Update Hari ke-218, Rusia Segera Akui Resmi 4 Wilayah Referendum, Finlandia Tutup Perbatasan Moskwa

Peskov mengaku kebocoran gas ini seharusnya diperlukan kerja sama antarnegara.

Namun, ia mengungkapkan, dalam situasi ini, banyak negara yang enggan melakukan kontak kerja sama dengan Rusia.

Sebagaimana diketahui, kebocoran gas ini dilaporkan oleh Nord Stream AG.

Disebutkan insiden ini belum pernah terjadi sebelumnya pada tiga rangkaian pipa gas lepas pantai di sistem Nord Stream.

Muncul penampakan buih gelembung seluas 1 kilometer di Laut Baltik dari kebocoran itu.

Komando Pertahanan Denmark merilis sebuah penampakan kebocoran gas di pipa gas Nord Stream 2 di Laut Baltik, dekat Pulau Bornholm Denmark.

Tampak lingkaran putih di lautan tersbeut muncul.

Gas di dalam pipa menggelembung ke permukaan di area seluas satu Kilometer (Km) di permukaan laut.(Tribun-Video.com/ Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pejabat Kremlin Sebut Insiden Nord Stream Mungkin Merupakan Serangan Teroris

# Rusia # Laut Baltik # pipa Nord Stream # Dmitry Peskov

Editor: Unzila AlifitriNabila
Videografer: Aprilia Saraswati
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved