Tribunnews Update
Rusia Siap Caplok Wilayah Ukraina usai Referendum, Penyerangan Dianggap Serangan Langsung ke Moskow
TRIBUN-VIDEO.COM - Empat wilayah Ukraina telah memulai referendum atau pemungutan suara untuk bergabung dengan Rusia pada Jumat (23/9/2022).
Rusia pun siap mencaplok wilayah Ukraina seusai referendum tersebut selesai dilakukan.
Bahkan, serangan yang dilakukan ke wilayah yang dikuasai Rusia ini akan dianggap sebagai serangan langsung ke Moskow.
Para pemimpin wilayah Luhansk, Kherson dan Zaporizhzhia yang dilantik Rusia di Ukraina telah secara resmi meminta Presiden Vladimir Putin untuk mencaplok wilayah pendudukan ke Rusia.
Baca: Referendum 4 Wilayah Ukraina, Biden Sebut Dalih Palsu Rusia untuk Mencaplok Wilayah dengan Paksa
Kementerian luar negeri Rusia mengatakan, tindakan itu akan segera diambil.
Hal ini dilakukan untuk memenuhi "aspirasi" dari empat wilayah Ukraina yang diduduki untuk menjadi bagian dari Rusia.
Setelah dianeksasi, kepemimpinan Rusia mengatakan, akan mempertimbangkan serangan di wilayah yang dikuasai Rusia sebagai serangan langsung ke Rusia.
Diketahui, referendum ini dilakukan untuk memutuskan apakah mereka bisa masuk menjadi bagian Rusia atau tidak.
Adapun keempat wilayah Ukraina yang akan menggelar referendum untuk bergabung dengan Rusia yaitu Provinsi Luhansk, Donetsk, Kherson, dan Zaporizhzhia.
Baca: Ribuan Warganya Kabur ke Negara Tetangga, Rusia Tak Berencana Ekstradisi, Ini Penjelasan Kemenhan
Keempat wilayah tersebut mencakup sekitar 15 persen wilayah Ukraina.
Rencana referendum di empat wilayah itu sebenarnya telah lama dibahas oleh otoritas pro-Moskow.
Namun setelah Ukraina menuai keberhasilan mencaplok wilayah Rusia belakangan ini, para pejabat di wilayah tersebut mendorong agar referendum dipercepat.
Tak tanggung-tanggung, demi menjamin keamanan di empat wilayah Ukraina yang tengah menggelar referendum, Presiden Rusia, Vladimir Putin bahkan nekat mengeluarkan senjata nuklir andalannya.
Baca: Zelenksy Ungkap Tak Perlu Dibicarakan dengan Putin soal Rusia Klaim Menang Referendum 4 Wilayah
Keputusan ini diambil Putin lantaran referendum ini sempat mendapat kecaman dari berbagai pihak, salah satunya para anggota NATO.
Perdana Menteri Inggris, Liz Truss, mengatakan kepada Zelenskiy melalui telepon bahwa Inggris tidak akan pernah mengakui upaya Rusia untuk mencaplok sebagian Ukraina.
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Josep Borrell, juga mengecam tindakan Rusia.
Ia menyebut, referendum tersebut ilegal dan hasil pun palsu.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul UPDATE Perang Rusia-Ukraina Hari ke-218: Rusia Siap Caplok Wilayah Ukraina setelah Referendum
Host: Tini Afshin
VP: Adam Sukmana
# Rusia # Wilayah Ukraina # referendum # penyerangan # Moskow
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Dwi Adam Sukmana
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Prabowo Berangkat ke Rusia Minggu Ini, Dijadwalkan Bertemu Putin Bahas Energi hingga Geopolitik
6 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Ukraina Klaim Jatuhkan Drone Iran di Timur Tengah, Kirim Ahli Pertahanan Udara ke Sejumlah Negara
16 jam lalu
Tribunnews Update
Menlu Rusia Lavrov Kecam Serangan Israel: Gencatan Senjata AS-Iran Wajib Berlaku untuk Lebanon
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.