Kamis, 16 April 2026

Terkini Daerah

Mengenal Swamening, Makanan Khas Masyarakat Adat Lembah Grime, Begini Cara Membuatnya

Selasa, 27 September 2022 14:55 WIB
Tribun Papua

TRIBUN-VIDEO.COM, JAYAPURA - Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua merupakan salah satu daerah di Bumi Cenderawasih yang memiliki 19 distrik, dan 139 kampung, Senin (26/9/2022).

Dengan jumlah distrik dan kampung yang ada, kabupaten ini menyimpan banyak budaya dan adat istiadat di tengah-tengah kehidupan masyarakat lokal hingga saat ini, salah satunya yaitu di daerah Lembah Grime.

Secara administratif daerah tersebut berlokasi di Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua yang memiliki beberapa kampung serta distrik sekaligus, yakni Kemtuk, Kemtuk Gresi, Gresi Selatan, Namblong, Nimboran, dan Distrik Nimbokrang.

Walau posisinya di sudut kota, wilayah ini memiliki kuliner tradisional yang belum diketahui banyak orang yaitu, Swamening atau Gedi Gulung yang menjadi makanan khas masyarakat adat Lembah Grime.

Baca: Bakso Kameumeut, Tempat Wisata Kuliner di Bekasi yang Sajikan Bakso Isi Perut Sapi hingga Sumsum

Kepada Tribun-Papua.com, Ketua Koordinator Perempuan Adat Lembah Grime, Elizabeth Yanteo mengatakan, swamening adalah makanan khas masyarakat adat Lembah Grime.

Menurut Elisabeth, makanan tersebut biasanya disajikan dalam pesta adat seperti acara minang dan lain sebagainya.

"Kalau dalam acara minang, kita pasti akan disambut dengan makanan swamening, karena sudah jadi makanan pokok kami di kampung," kata Elisabet.

Elisabet mengatakan, untuk proses pembuatan swamening ini sangatlah mudah, cukup menggunakan bahan dasar mentah seperti sayur lilin, Gedi, dan sagu.

Baca: The Habits Coffee, Tempat Wisata Kuliner di Bandar Lampung yang Usung Konsep Rumahan

"Jadi untuk cara masakanya daun sayur gedi diatur berselang-seling di atas tempat yang rata, kemudian ambil sagu lalu tabur di atas daun tersebut, lalu tambahkan kelapa secukupnya, selanjutnya isi sayur lilin yang sudah dikupas, dan atur secara merata, kemudian gulung perlahan-lahan dan diikat dengan tali yang diambil dari kulit sayur lilin tersebut, dan direbus dengan wajan yang sudah ada air dengan campuran bumbu seperti tomat, rica, garam, serai, serta lainnya hingga mendidih," jelasnya.

Setelah semuanya mendidi, daun sayur gedi yang membukus swamening itu akan terbela di dalam wajan tersebut.

"Kalau sudah pecah begitu, tandanya sudah masak dan bisa dimakan," ujarnya.

Jika sudah masak, menurut Elisabeth, makanan tersebut sudah dapat dikonsumsi menggunakan sambal yang telah diulek. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Mengenal Swamening, Makanan Khas Masyarakat Adat Lembah Grime

# Makanan khas # masyarakat adat # Swamening # Distrik Nimboran

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribun Papua

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved