Mancanegara

Beredar Isu Kudeta Militer Xi Jinping, Partai Komunis China Tegaskan Posisi sang Presiden

Selasa, 27 September 2022 11:14 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Partai Komunis China menegaskan kembali posisi Presiden Xi Jinping sebagai 'intinya', saat menerbitkan daftar delegasi yang diundang untuk menghadiri pertemuan puncak bulan depan.

Partai yang berkuasa di China ini telah memilih 2.296 delegasi dari seluruh negeri untuk menghadiri Kongres Partai ke-20, lapor kantor berita Xinhua pada Minggu (25/9/2022).

Dilansir Japan Times, pengumuman ini membawa Xi Jinping selangkah lebih dekat untuk meraih masa jabatan ketiga dalam kongres tersebut.

Pada pertemuan yang akan digelar pada 16 Oktober 2022 di Beijing ini, Xi dikabarkan akan mencalonkan diri kembali untuk masa jabatan ketiga sebagai Presiden.

Belum pernah ada presiden China yang melakukan hal tersebut sebelumnya.

Dalam editorial yang rilis pada Senin (26/9/2022), surat kabar People's Daily mendesak para delegasi untuk bersekutu erat di belakang "kawan Xi Jinping sebagai inti" partai.

"Sangat diyakini bahwa di bawah kepemimpinan yang kuat dari Komite Sentral CPC dengan Kamerad Xi Jinping sebagai 'intinya' dan melalui upaya bersama dari semua delegasi, Kongres Nasional CPC ke-20 akan menjadi kongres persatuan, kemenangan dan usaha," tulis surat kabar itu.

Baca: Jenderal Li Qiaoming Disebut Gantikan Xi Jinping Jadi Presiden China saat Isu Kudeta Militer Beredar

Pemimpin tertinggi China itu belum terlihat di depan umum sejak bertolak ke Uzbekistan untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi.

Itu menjadi perjalanan luar negeri pertama Xi dalam kurun waktu dua tahun.

Masih menurut Japan Times, ketidakhadiran Xi belakangan ini dilaporkan karena mematuhi kebijakan nol Covid yang diterapkan China.

Kedatangan internasional wajib menjalani tujuh hari karantina di hotel, diikuti tiga hari isolasi di rumah.

Namun hal ini memicu spekulasi bahwa kepemimpinan Xi sedang mendapat gangguan.

Menurut para analis di Eurasia Group, rumor tersebut "tampaknya berasal dari aktor media sosial yang merupakan pemasok umum informasi yang salah dan disinformasi."

Pengumuman tentang delegasi kongres akan sangat tidak mungkin dalam skenario seperti itu, kata mereka.

"Kami memperkirakan lebih banyak rumor tentang posisi Xi menjelang kongres, tetapi itu kemungkinan tidak berdasar, kecuali jika mereka mengarah dengan cepat ke perubahan yang terlihat dalam personel, propaganda, atau pembuatan kebijakan yang menantang kepemimpinan atau agenda Xi," tulis analis Neil Thomas dan rekannya dalam sebuah catatan.

Daftar delegasi harus disetujui oleh komite kongres, lapor Xinhua.

Baca: Sosok Jenderal Li Qiaoming Diisukan Gulingkan Xi Jinping dari Presiden, Moncer di Karier Militer

Daftar itu, yang mencakup Xi dan semua anggota Politbiro pembuat keputusan tertinggi, juga menampilkan ilmuwan, pengacara, petugas kesehatan, bintang olahraga, dan tokoh budaya.

Sekitar 620 dari 2.296 orang adalah perempuan, sementara sekitar 260 berasal dari etnis minoritas di negara itu.

Xi sedang menuju ke acara politik terpenting China yang menghadapi tantangan yang meningkat di dalam dan luar negeri.

Di dalam negeri, perkiraan pertumbuhan ekonomi sedang dipangkas karena kebijakan nol Covid membebani pertumbuhan.

Kesengsaraan di pasar properti telah menyebabkan penurunan harga properti selama 12 bulan dan protes di antara pemilik rumah yang dirugikan.

Di panggung internasional, China menghadapi tekanan dari AS dan sekutunya atas pelanggaran hak asasi manusia di Hong Kong dan Xinjiang, serta tekanan militer Beijing yang meningkat di pulau Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri, yang dianggap partai sebagai provinsi yang memisahkan diri.

Sementara itu, deklarasi Xi tentang persahabatan "tanpa batas" dengan Presiden Rusia Vladimir Putin beberapa minggu sebelum Moskow menginvasi Ukraina telah menempatkan sikap perang China di bawah pengawasan.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Partai Komunis China Tegaskan Posisi Presiden Xi Jinping di Tengah Rumor Kudeta

#isu kudeta #Xi Jinping #Partai Komunis China #China

Baca Artikel Lainnya di Sini

Editor: Muhammad Eka Putra
Video Production: valencia frida varendy
Sumber: Tribunnews.com

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved