LIVE UPDATE

Di Hadapan PBB, Menlu Rusia Tepis Barat yang Sebut Referendum Palsu, Justru Moskwa Lindungi Penuh

Senin, 26 September 2022 21:44 WIB
VOA

TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menepis kecaman Ukraina dan sekutu Barat soal referendum palsu di empat wilayah Ukraina yang dikuasai Moskwa.

Ia menerangkan hasil pemungutan suara yang dimulai Jumat lalu itu adalah bagian dari doktrin keamanan nuklir Rusia.

Hal ini Lavrov jelaskan kepada awak media setelah berpidato di Majelis Umum PBB di AS.

Diketahui di empat wilayah Ukraina yang menggelar referendum itu adalah Luhansk, Kherson dan Zaporizhzhia serta Donetsk.

Keempatnya kini masih dalam penguasaan Rusia.

Ia menegaskan, Rusia akan melakukan perlindungan penuh di setiap wilayah Ukraina yang dikuasai.

Baca: AS Ancam Ada Konsekuensi Bencana jika Rusia Nekat Pakai Nuklir ke Ukraina, Sebut Kelewatan Batas

Baca: Jenderal Pangkat Tinggi Rusia Dicopot dari Wamenhan, Tak Becus Tangani Masalah Logistik Perang

Sebagaimana diketahui, Rusia menggelar referendum di empat wilayah pendudukan di Ukraina, pada Jumat (23/9/2022).

Referendum dijadwalkan berlangsung selama lima hari, yakni dari 23-27 September 2022.

Sementara itu, dalam sidang PBB, mitra strategis Rusia mendesak konflik Rusia-Ukraina segara diakhiri.

Hal ini karena konflik itu memperburuk krisis pangan, bahan bakar, dan keuangan global.

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, mengatakan Beijing tidak ingin melihat krisis itu makin meluas.

Untuk itu pihaknya menyerukan perundingan.

Hal ini senada dengan pihak India.

Menteri Luar Negeri India, Subrahmanyam Jaishankar memandang dialog dan diplomasi sebagai satu-satunya jalan keluar untuk mengakhiri konflik.(Tribun-Video.com/ VoaIndonesia.com)

Artikel ini telah tayang di voaindonesia.com dengan judul Lavrov Tolak Kecaman atas Referendum di 4 Wilayah Ukraina

# Sergey Lavrov # Ukraina # Moskwa # Rusia

Editor: Unzila AlifitriNabila
Reporter: Bima Maulana Rahmad Hidayat
Videografer: Reza Nova Erfiansyah
Video Production: Sigit Setiawan
Sumber: VOA

Tags
   #Sergey Lavrov   #Ukraina   #Moskwa   #Rusia
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved