Kamis, 23 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Jokowi Minta Lukas Enembe Hormati Proses Hukum, Pengacara: Kalau Sakit Bagaimana Mau Datang?

Senin, 26 September 2022 17:05 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pengacara Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening bereaksi terkait pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta kliennya menghormati proses hukum.

Roy menyatakan, bahwa Lukas Enembe saat ini masih dalam keadaan sakit dan pihaknya tengah mencari solusi.

Seperti diketahui, Lukas kembali mangkir dari panggilan penyidik KPK terkait kasus dugaan gratifikasi APBD Papua senilai Rp 1 miliar.

Dikutip dari Tribunnews.com, Senin (26/9), Roy menyatakan pihaknya menghormati pernyataan dari Presiden Jokowi yang sudah menanggapi kasus Lukas Enembe.

Meski begitu, Roy meminta agar penyidik juga memahami kondisi Lukas saat ini yang disebut masih sakit.

Lantaran kondisinya ini, maka Lukas tak bisa memenuhi panggilan kedua penyidik KPK pada hari ini, Senin (26/9).

Roy berujar, saat ini pihaknya tengah mencari solusi terkait kondisi kesehatan Lukas.

Baca: Kuasa Hukum Bantah Lukas Enembe Judi di 3 Negara dan Pakai Uang Rakyat Rp 560 Miliar

"Kita menghormati Bapak Presiden mengatakan begitu, Bapak Presiden tahu bahwa Bapak Lukas sakit, kita menunggu sampai beliau sembuh, karena salah satu syarat orang diminta keterangannya harus sehat, kalau sakit bagaimana mau datang, kira-kira begitu," ucap Roy dalam jumpa pers di Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi Papua di Jakarta Selatan, Senin (26/9/2022).

Menurutnya, kliennya itu tak boleh mendapat tekanan agar tidak mempengaruhi kondisi kesehatan.

"Bagaimana kita mencari solusinya agar disembuhkan dulu penyakitnya baru kita masuk ke tahap penyidikan. Karena jangan sampai malah membuat Pak Lukas semakin parah," tambahnya.

Dijelaskan oleh Roy, politisi Demokrat itu memiliki komplikasi penyakit.

Seperti gejala ginjal, jantung bocor, diabetes, hingga tekanan darah tinggi.

Roy mengatakan, Lukas bahkan pernah mengalami serangan stroke sebanyak empat kali pada 2018 silam.

"Karena Pak Lukas itu ada gejala ginjal, ada sakit jantung bocor, jantung dia dari kecil, dan dia diabetes, tekanan darah tinggi, sehingga dokter selalu mengatakan dia tidak boleh under pressure (di bawah tekanan). Dia punya riwayat empat kali stroke. Kan tujuan kita kan dia diperiksa, untuk diperiksa harus sehat," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Jokowi meminta semua pihak untuk menghormati proses hukum.

Termasuk proses yang tengah berjalan di KPK.

Hal ini untuk merespons kasus hukum yang membelit Lukas Enembe.(TribunVideo.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi Minta Lukas Enembe Datang ke KPK, Kuasa Hukum: Masih Sakit, Tunggu Sembuh

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved