Tribunnews Update

Penampakan Paket yang Memicu Ledakan di Asrama Polisi Grogol, Ada Tulisan Sumbu Kembang Api

Senin, 26 September 2022 07:03 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Paket yang meledak di asrama polisi Grogol Indah Kabupaten Sukoharjo Minggu (25/9/2022) diduga berisi petasan.

Dalam paket tersebut tertulis sumbu kembang api yang dikirimkan dari Indramayu ke Klaten Jawa Tengah.

Benda tersebut diduga diamankan oleh anggota polisi dalam proses pengantaran.

Paket tersebut dikemas dalam kardus bekas air minum dalam kemasan (AMDK).

Baca: Kondisi Bripka DP, Korban Ledakan di Sukoharjo: Alami Luka Bakar, Kini Dirawat di Rumah Sakit

Dalam paketnya tertera jelas nama pengirim dan penerima.

Dalam paket tersebut tertulis barang yang dikirim adalah sumbu kembang api 1,6 mm.

Dikutip dari TribunSolo, Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi menuturkan bahwa di dalam paket tersebut ditemukan adanya bubuk hitam yang diduga merupakan bahan petasan.

"Dari hasil olah TKP telah ditemukan bubuk hitam jadi bubuk hitam ini kita duga adalah bahan petasan."

"Kita temukan 2 kantong plastik dengan berat 1 ons, empat plastik kosong dan sisanya residu," paparnya.

Selain itu, ada pula sumbu yang ditemukan di dalam paket tersebut.

Baca: Video Situasi Pasca-ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo, Tim Jihandak Langsung Terjun Amankan TKP

"Kemudian ada uceng atau sumbu petasan," jelas Kapolda.

Dari keterangan Kapolda Jateng, paket itu dikirim dan dipesan dari Indramayu pada 22 April 2021 lalu.

"Hasil pengembangan penyidikan sementara bahwa paket itu benar datangnya dari Indramayu yang dipesan tanggal 22 APril 2021," paparnya.

Saat ini, pemesan maupun penerima paket yang tertulis dalam kardus tersebut juga sudah diamankan.

"Pemesannya sudah kita amankan di Polres Indramayu, penerimanya saudara A sudah kita amankan di Polresta Surakarta," katanya.

Diduga, paket tersebut ada kaitannya dengan razia yang pernah dilakukan anggotanya di wilayah Jurug Solo Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Baca: Polisi Pastikan Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo Bukan Bom tapi Petasan, Anggota Diduga Lalai

Paket tersebut kemudian diamankan dan justru meledak bersama anggota polisi bernama Bripka Dirga itu.

Ahmad Lutfi lantas kembali menegaskan tidak ada unsur terorisme dalam insiden meledaknya benda misterius ini.

Diduga, insiden ini merupakan kelalaian anggota.

Namun dugaan kelalalain tersebut masih akan didalami lantaran korban yakni Bripka Dirga saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Saya pastikan ledakan di wilayah Sukoharjo tidak ada unsur teror hanya kelalaian anggota yang menyebabkan bahan itu meledak," paparnya.

Ahmad Lutfi juga menegaskan bahwa benda tersebut tidak meledak di dalam rumah anggota namun di lahan kosong di samping rumah anggota.

Belum diketahui bagaimana kronologi pasti benda tersebut bisa meledak karena korban saat ini belum bisa dimintai keterangan.

"Kita belum bisa pastikan lalai karena saat ini korban masih di rumah sakit," tegasnya.

Ahmad Lutfi mengatakan bahwa korban mengalami luka bakar hampir 70 persen di sekujur tubuhnya.

(Tribun-Video.com)

HOST: Nila Irda
VP: Januar Imani

# penampakan # paket # ledakan # Asrama Polisi Sukoharjo # Asrama Polisi Grogol Sukoharjo m# Asrama Polisi Grogol Indah Solo Baru

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Nila
Video Production: Januar Imani Ramadhan
Sumber: Tribun Video

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved