LIVE UPDATE MANCANEGARA

Gelombang Protes di Iran Tak Kunjung Usai, Presiden Ebrahim Raisi Janji Selidiki Kasus Mahsa Amini

Jumat, 23 September 2022 23:20 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kematian Mahsa Amini yang memicu gelombang protes warga Iran direspons oleh Presiden Iran Ebrahim Raisi.

Raisi berjanji akan melakukan penyelidikan terhadap penyebab kematian Amini.

Seperti diketahui sebelumnya, Amini diduga tewas dianiaya saat diamankan oleh polisi moral Iran.

Ia dianggap tidak memakai jilbab sesuai aturan yang berlaku.

Di sela-sela sidang umum PBB Kamis (22/9), Raisi mengaku telah menghubungi keluarga Amini.

Kepada mereka, Raisi meyakinkan bahwa pemerintah Iran akan melakukan penyelidikan dan memastikan akan mengadili pihak yang bersalah.

Ia menegaskan Iran melindungi hak-hak setiap warga negaranya.

Raisi menekankan, tidak ada aksi penganiayaan yang dilakukan petugas kepada wanita berusia 22 tahun itu.

Namun pernyataan ini ditolak oleh pengunjuk rasa.

Sementara itu, beberapa jam setelah Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi pada unit polisi moral Iran, Raisi menuduh Barat melakukan "standar ganda".

Ia mengungkit pembunuhan oleh polisi di AS dan menawarkan statistik tentang kematian wanita di Inggris.

Terkait aksi pembatasan media sosial di Iran, Raisi enggan untuk berkomentar.(*)

Host: Siska
Vp: Salim

Editor: Sigit Ariyanto
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Videografer: Radifan Setiawan
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Tribunnews.com

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved