Terkini Nasional

Rumah Pribadi Milik Lukas Enembe Dijaga Warga, Seusai Ditetapkan Tersangka Oleh KPK

Jumat, 23 September 2022 20:12 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM - KETIKA Gubernur Papua Lukas Enembe Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kediaman pribadi Gubernur Papua Lukas Enembe dijaga sekelompok massa.

Kediaman Lukas Enembe terletak di kawasan Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua.

"Kediaman Gubernur masih dijaga ketat oleh ribuan masyarakat dan juga keluarga dekat dari Gubernur," ujar Juru Bicara Gubernur Papua Muhammad Rifai Darus, di Jayapura, Rabu (14/9/2022) malam.

Menurut dia, massa datang ke lokasi tersebut atas kemauannya sendiri tanpa diminta.

Baca: Dicekal ke Luar Negeri tapi Lukas Enembe Minta Diizinkan ke Singapura karena Didiagnosa Sakit Ginjal

Luka Enembe telah berusaha meminta massa untuk kembali ke rumahnya masing-masing namun imbauan tersebut tidak diindahkan.

"Beliau (Gubernur) minta jangan terlalu banyak masyarakat di sana, dan meminta agar mereka kembali ke kediamannya masing masing. Masyarakat ini datang sendiri, tanpa disuruh setelah melihat informasi yang beredar di media sosial terkait kriminalisasi terhadap Gubernurnya," kata Rifai.

Diberitakan sebelumnya, KPK telah menetapkan Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai tersangka.

Kendati demikian, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata belum dapat menjelaskan lebih jauh terkait perkara yang menjerat Enembe.

"Penetapan tersangka yang dilakukan KPK sudah menyangkut tiga kepala daerah, Bupati Mimika, Bupati Mamberamo Tengah, dan Gubernur LE (Lukas Enembe) itu adalah tindak lanjut dari informasi masyarakat," ujar Alex dalam konferensi pers, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/9/2022).

Tim Kuasa Hukum Gubernur Papua Lukas Enembe menyebutkan, kliennya ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak 5 September 2022.

Baca: Terkait Pemeriksaan Lukas Enembe Pekan Depan, Ratusan Brimob Polda Maluku Dikirim ke Jayapura

KPK juga memanggil Lukas Enembe sebagai tersangka di Mako Brimob Kotaraja, Kota Jayapura, Senin (12/9/2022).

Menurut pengacara, Lukas ditetapkan tersangka gratifikasi senilai Rp 1 miliar terkait proyek di Papua.

"Uang itu dikirim Mei 2020 karena Pak Gubernur mau berobat. Kalau dibilang kriminalisasi, ya kriminalisasi karena memalukan seorang gubernur menerima gratifikasi Rp 1 miliar, gratifikasi kok melalui transfer, memalukan," tutur Tim Kuasa Hukum Gubernur Papua Roy Rening, di Jayapura, Senin (12/9/2022).

Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM juga telah memasukan Lukas Enembe dalam daftar pencekalan keluar negeri, selain itu PPATK membekukan sejumlah rekening yang diduga terkait dengan Gubernur Papua dengan jumlah saldo sebanyak Rp 61 Miliar.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul KETIKA Gubernur Papua Lukas Enembe Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK, Rumah Pribadi Dijaga Warga

#rumah pribadi #KPK #OTT KPK

Baca Artikel Lainnya di Sini

Editor: Muhammad Eka Putra
Video Production: Arie Setyaga Handika
Sumber: Tribun Medan

Tags
   #rumah pribadi   #Lukas Enembe   #KPK   #OTT KPK
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved