Terkini Daerah

Berita Solo Hari Ini: Polisi Minta Jembatan Sasak Dihentikan Jika Debit Sungai Bengawan Solo Naik

Jumat, 23 September 2022 16:40 WIB
TribunSolo.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Jembatan apung dari bambu yang digunakan sebagai penyeberangan alternatif selama proyek Jembatan Mojo, Sukoharjo, Jawa Tengah berlangsung, mendapat perhatian dari Polres Sukoharjo.

Diketahui, jembatan apung itu disebut oleh masyarakat sebagai jembatan sasak yang dibangun oleh warga sekitar.

Pihak Polres Sukoharjo meminta untuk menghentikan operasional di jembatan ini, apabila debit air Sungai Bengawan Solo meningkat, demi keselamatan.

Dikutip dari TribunSolo.com pada Jumat (23/9), Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan membenarkan kabar tersebut.

Ia mengatakan, pihaknya memaklumi penggunaan jembatan itu sebagai jalur penyeberangan alternatif saat kondisi ini.

Namun, ia tetap meminta masyarakat harus tetap mengimbanginya dengan sarana prasarana yang memadai dalam meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.

"Dalam kondisi darurat jembatan sasak ini masih dimaklumi, asalkan harus tetap diimbangi dengan sarana prasarana yang memadai dalam meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Wahyu.

Baca: ASN Lampung Timur Ditemukan Tewas di Sungai Metro, Polisi Sebut Korban adalah Saksi Kasus Korupsi

Menurutnya, penggunaan jembatan itu sebenarnya tidak direkomendasikan karena faktor keselamatan yang sangat minim.

Wahyu menegaskan, jembatan itu harus dilengkapi dengan prasarana yang memadai agar meminimalisir hal yang tidak diinginkan.

Tak hanya itu, pengelola jembatan sasak diminta untuk menghentikan operasional apabila debit air Sungai Bengawan Solo meningkat.

Selain itu, apabila pengguna penyeberangan meningkat, pengelola diminta mengatur ataupun membatasi jumlah penyeberang yang akan melintasi jembatan.

“Pengelola juga harus menyediakan peralatan penyelamatan seperti pelampung dan tambang. Dan jika ada hal-hal yang tidak diinginkan supaya segera melapor ke Polsek ataupun Koramil Mojolaban,” jelasnya.

Baca: Truk Pengangkut Terjun ke Sungai Usai Senggol Carry di Balangan, Kasus Damai Karena Sopir Ganti Rugi

Diberitakan sebelumnya, polisi juga telah menyiapkan jalan alternatif selama Jembatan Mojo ditutup saat perbaikan.

Pengalihan arus tersebut meliputi, kendaraan yang berjalan dari arah Sukoharjo atau Karanganyar yang akan menuju ke Solo, bisa melewati Simpang Pasar Nongko (Pasar Bekonang ke Selatan).

Dijelaskan olehnya, dari sana kendaraan bisa menuju ke wilayah Telukan dan menuju ke Solo dengan menyebrangi Jembatan Bacem.

Begitu pula sebaliknya, kendaraan dari Solo bisa melintasi jalan itu.

(Tribun-Video.com/TribunSolo.com)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Saat Debit Bengawan Solo Naik, Polisi Minta Jembatan Sasak di Mojolaban Berhenti Beroperasi

# Jembatan # Polisi # Bengawan Solo # Sungai 

Editor: Dimas HayyuAsa
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Anggorosani Mahardika Siniwoko
Sumber: TribunSolo.com

Tags
   #polisi   #jembatan   #Bengawan Solo   #sungai
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved