travel

Menikmati Keindahan Air Terjun Cunca Jami di Labuan Bajo, Suguhkan Batu Balok seperti Anak Tangga

Jumat, 23 September 2022 16:15 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Air terjun Cunca Jami merupakan salah satu tempat wisata air terjun di sekitar Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Air terjun itu masih tersembunyi.

Hanya ada satu petunjuk, yakni berjalan menyusuri selokan air di tepi Sungai Wae Mentik yang memasok air untuk Sungai Besar dan Air Terjun Cunca Wulang.
Di sekitar sungai ada persawahan.

Sungai di samping kanan persawahan menjadi pemandu arah juga jalan setapak yang berada di bawah hutan kemiri.

Rute menuju Air Terjun Cunca Jami itu dijelaskan seorang warga kampung warsawe, Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, NTT bernama Felix Janggu saat dihubungi Kompas.com, Selasa, (22/9/2020).

"Kami selalu mengambil jalur kanan karena berkeyakinan sungainya ada di sebelah kanan. Keringat berkucuran saat pulang. Mendaki. Jantung berdebar, napas tersengal, serta paha dan betis terasa pegal," kata dia.

Sesampainya di air terjun, terlihat kemiri yang penuh dahan dan buah, serta batu balok yang menyerupai anak tangga menuju puncak.
Terdengar pula gemericik air yang mencari jalan melewati kelokan batu sebelum jatuh merambat ke dasar kolam.

Kolam itu seperti tempat perhentian bagi aliran air dari puncak menuju kolam pertama di puncak tebing. Air lalu menurun ke kolam di badan tabing lalu turun ke kolam paling dasar.

"Sebagian pengunjung hanya bertahan di kolam paling dasar karena khawatir tergelincir saat naik ke kolam di badan tebing," kata Janggu.

Ia melanjutkan, kolam kedua memiliki kedalaman 60 centimeter (cm), sehingga bagus sebagai kolam pemandian untuk anak-anak.

Suasana sungai juga masih tenang.

Baca: Tempat Wisata untuk Nikmati Akhir Pekan di Bogor, Devoyage Tawarkan Keindahan Eksotis Khas Eropa

Baca: Tempat Wisata Alam Palutungan di Kuningan Dimanfaatkan sebagai Jalur Pendakian Lomba Pelari Tangguh

Suasana masih asri

Suasana air terjun memang masih asri.

Namun, Janggu mengatakan bahwa pepohonan besar dan reruntuhan batu di sekitar sungai kerap memunculkan kekhawatiran akan adanya ular.

Ia melanjutkan, rute menuju kolam di badan tebing ada dua, yakni melalui puncak air terjun dan dari bawah.

Rute paling pas untuk sampai ke sana adalah dari bawah karena pengunjung dapat melihat air terjun yang megah dari bawah.
Jika dari atas, jalurnya pendek, tetapi terjal.
Adapun, belum ada fasilitas apa-apa di air terjun ini.

Pengunjung harus membawa makanan sendiri.

Untuk menuju air terjun , pengunjung harus melalui jalan setapak dari tanah.
Dari kampung warsawe, jaraknya sekitar 500 meter.

Jika bingung arah ke lokasi, pengunjung bisa meminta jasa pemandu lokal warga Warsawe atau warga Kampung Meleng.

Dari Labuan Bajo, Ibu Kota Kabupaten Manggarai Barat, waktu tempuhnya sekitar 40 menit perjalanan menyusuri trans Flores ke arah Timur dan belok kiri sampai di Cekonobo.

Selanjutnya menyusuri jalan menurun menuju perkampungan Warsawe.

"Inilah kekayaan alam di Kabupaten Manggarai Barat yang sudah terkenal dengan Kabupaten Super premium Labuan Bajo. Banyak tempat yang masih tersembunyi di sekitar Labuan Bajo," kata Janggu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Air Terjun Cunca Jami yang Masih Tersembunyi di Sekitar Labuan Bajo"

# wisata # air terjun # Labuhan Bajo # Nusa Tenggara Timur

Editor: Restu Riyawan
Video Production: Yudi Irwansyah
Sumber: Kompas.com

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved