Terkini Daerah

Emak-emak Belum Piawai Bawa Mobil Hajar Angkot hingga Ruko di Sukabumi

Jumat, 23 September 2022 12:28 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM, SUKABUMI - Kecelakaan maut mobil Mitsubishi Xpander menghajar sebuah angkot dan ruko di Kota Sukabumi menyebabkan tiga orang tewas dengan kondisi luka parah, Kamis pagi 22 September 2022.

Saat itu Mitsubishi Xpander bernomor polisi F 1349 OJ yang dikemudikan Elizabeth Hoo melaju dengan kecepatan tinggi saat keluar menuju jalan raya dari gerbang perumahan sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis 22 September 2022.

Mobil Xpander yang dikemudikannya melaju kencang saat keluar dari kompleks Perumahan Pesona Cibuereum, Kota Sukabumi, dan langsung menghajar angkot jurusan Sukaraja-Kota Sukabumi.

Dari bukti rekaman CCTV, Elizabeth Hoo diduga belum piawai mengemudikan mobil.

Kecelakaan tersebut terekam kamera CCTV warga dan videonya beredar luas di media sosial.

Saking kerasnya hantaman mobil tersebut, posisi Xpander sempat menungging ke depan saat menghantam bodi angkot.

Sesaat setelah dihantam Xpander yang diduga bertransmisi matik tersebut, posisi angkot langsung terguling.

Baca: Tangis Keluarga Korban Kecelakaan Maut Mobil Seruduk Angkot di Sukabumi

Dalam video tersebut, mobil angkot langsung terbanting dan terpental ke sebelah kanan jalan hingga ringsek dan merusak warung.

Saking kerasnya suara benturan, seorang Satpam yang tengah bertugas menjaga portal gerbang kompleks Pesona Cibuereum, kaget.

Peristiwa tersebut hanya berselang beberapa detik usai dia membukakan portal gerbang kompleks untuk memberi kesempatan mobil Xpander yang dikemudian emak-emak tersebut keluar kompleks.

Sekitar pukul 10.00.22 detik, mobil yang dikemudikan Elizabeth Hoo melesat hingga menabrak pembatas jalan keluar kompleks.

Kemudian menit pukul 10.00.25 mobil Xpander menghantam mobil angkot Sukaraja-Kota Sukabumi yang tengah melintas di Jalan RA Kosasih dari arah Kota Sukabumi menunu Terminal Sukaraja.

Hajar Bangunan Ruko

Setelah menghajar angkot, mobil Mitsubishi Xpander langsung menabrak ruko di sisi jalan di Jalan RA Kosasih di sisi jalan jalan yang mengarah Kota Sukabumi.

Satpam Kompleks Pesona Cibureum bernama Indra Gunawan (43) mengatakan, mobil Xpandet keluar dari Pesona Cibereum dengan kecepatan sangat tinggi dan terlihat saat keluar menabarak pembatas jalan kompleks.

"Awalnya mobil ini dari atas arah pesona cepat, pertama nabrak pembatas ini (jalan). Kemudian di depan nabrak angkot yang angkottnya langsung masuk ke seberang jalan (warung jalan RA Kosasih)," ujarnya, kepada Tribunjabar.id.

"Di dalam mobil satu orang si ibu. Kalo dari angkot enggak tahu. Korban di mobil angkot sudah dibawa ke rumah sakit," tutur Indra.

Pedagang cakue tertindih Angkot

Akibat kecelakaan tersebut, berdasar hasil rekaman video amatir warga, seorang pedagang cakue keliling terbanting dan tertindih mobil angkot. Pedagang tersebut meninggal dunia di tempat kejadian perkara atau TKP.

Kemudian terlihat sopir angkot terlempar keluar dari depan kaca mobil ke depan warung milik Heri dan meninggal dunia di rumah sakit.

Sementara penumpang seorang laki-laki yang belum diketahuinya identitasnya terlempar keluar dari tempat duduknya hingga terkapar di depan warung mililk Hendra dan meninggal di rumah sakit.

Pemiliki warung Feri (38) mengatakan, ia mengatakan sempat kaget melihat kejadian di depan matanya.

"Saya mendengar benturan. Lalu keluar ternyata tabrakan, saya lihat tiga orang sudah tergeletak dan ada yang tergencet," ujarnya.

Penjelasan Polisi Setelah Olah TKP

Polisi menyatakan, kecelakaan Xpander maut ini menyebabkanb tiga orang tewas setelah mengalami luka parah.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota, IPDA Jajat Munajat mengatakan, berdasarkan laporan medis, akibat kecelakaan yang melibatkan Xpander dengan angkot Sukaraja-Sukabumi tersebut menyebabkan tiga orang meninggal.

Satu di antara korban yang meninggal dunia bernama Didin adalah pedagang cakue asal Kampung Padakati RT 02, RW 01, Desa Tegalega, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur.

"Berdasarkan pemeriksaan medis, satu orang meninggal dunia di tempat," ujarnya, kepada Tribunjabar.id. Kamis (22/9/2022).

Sedangkan sopir angkot tersebut, Hapid Mulyana berasal dari Kampung Cimuncang RT 03, RW 07, Desa kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.

Baca: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Resmikan Kamera Tilang E-TLE, Kini Ada di 34 Polda di Indonesia

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kecelakaan Maut di Sukabumi: Emak-emak Bawa Xpander Hajar Angkot Sampai Ringsek, 3 Tewas

# kecelakaan maut # emak emak # Xpander # angkot # Sukabumi # CCTV

Baca berita terkait di sini.

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Rania Amalia Achsanty
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #kecelakaan maut   #emak emak   #Xpander   #angkot   #Sukabumi   #CCTV
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved