Terkini Nasional

Sempat Bercita-cita Jadi Gubernur, Ini Sosok Hasnaeni 'Si Wanita Emas' yang Histeris Digiring Polisi

Jumat, 23 September 2022 09:55 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sosok Hasnaeni Moein atau yang biasa dikenal dengan sebutan Wanita Emas sempat berteriak ketika digiring ke mobil petugas kepolisian.

Hasnaeni merupakan satu dari tiga tersangka yang ditetapkan polisi atas kasus dugaan korupsi dana di lingkungan PT Waskita Beton Precast periode 2016-2020.

Beberapa waktu lalu, sosok Hasnaeni rupanya sempat berniat ingin menjadi calon Gubernur DKI Jakarta.

"Ya, alias wanita emas. Secara umum kita kenakan pasal 2 pasal 3 UU anti-korupsi dugaan tindak pidana korupsi," kata Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jampidsus Kejagung, Kuntadi kepada wartawan, Kamis (22/9/2022).

Selain Hasnaeni, pihak Kejaksaan Agung juga menetapkan pensiunan karyawan BUMN PT Waskita Beton Precast bernama Kristadi Juli Hardjanto (KJH) sebagai tersangka.

Selanjutnya, Direktur Utama PT. Waskita Beton Precast berinisial JS juga sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

"(Tersangka Hasnaeni) dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Agung selama 20 (dua puluh) hari terhitung sejak tanggal 22 September 2022 s/d 11 Oktober 2022," ucapnya.

Baca: Wakil Presiden Maruf Amin Bocorkan Pj Gubernur DKI Jakarta: Tugasnya Berat karena Tak Jadi IKN

Wanita Emas Histeris

Sekitar pukul 15.24 WIB, Hasnaeni keluar usai dilakukan pemeriksaan oleh penyidik di gedung Kejaksaan Agung.

Ia juga tampak menggunakan kursi roda dan infus di tangannya. Hanaeni sempat menutupi wajahnya dengan kain.

Selanjutnya, saat ia dinaikkan ke dalam mobil tahanan, Hasnaeni sempat histeris berteriak kesakitan.

Wanita emas itu dibawa ke Rutan Salemba Cabang Kejagung untuk ditahan selama 20 hari ke depan.

Baca: JIS, Bandar Kemayoran dan Ancol Dimasukkan Anies Menjadi Kawasan Strategis Sosial dan Budaya

Julukan Wanita Emas

Nama Mischa Hasnaeni Moein pernah ramai diberitakan saat berniat yang ingin menjadi calon gubernur DKI Jakarta.

Wanita yang juga merupakan eks kader Partai Demokrat ini memiliki julukan "Wanita Emas". Namun, kenapa Hasnaeni bisa dijuluki dengan sebutan itu?

"Emas itu sebenarnya adalah kepanjangan dari 'Era Masyarakat Sejahtera'," ujar Hasnaeni dalam sebuah diskusi di kawasan Tebet, Minggu (6/2/2016) dikutip dari Kompas.com.

Dia mengatakan, "Emas" merupakan simbol dari kesejahteraan. Dengan menggunakan nama panggilan "Wanita Emas", dia berharap bisa menjadi wanita yang membawa kesejahteraan untuk masyarakat luas.

Julukan ini, kata dia, sebenarnya sudah dia gunakan ketika mencoba maju dalam Pilkada Tangerang Selatan tahun 2010.

Hasnaeni pernah menjadi bakal calon wali kota Tangerang Selatan dengan menggandeng Saiful Jamil. Namun, di pertengahan jalan, bakal calon wakilnya mengundurkan diri.

Pada akhirnya, Hasnaeni batal mendaftar menjadi calon wali kota Tangerang Selatan. Namun, julukan "Wanita Emas" tidak henti-hentinya dia gunakan.

Stiker "Wanita Emas" lengkap dengan foto Hasnaeni pun banyak tertempel di bus-bus kota di Jakarta dan Tangerang saat itu.

Tersangka Lainnya

Untuk informasi, Kejaksaan Agung RI menetapkan 4 orang tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dan atau penyelewengan dalam penggunaan dana PT Waskita Beton Precast Tbk pada tahun 2016 sampai dengan 2020.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Ketut Sumedana menyampaikan bahwa keempat tersangka tersebut berasal dari internal Waskita Beton Precast.

Satu di antaranya AW selaku eks Direktur Pemasaran Waskita Beton Precast.

"AW selaku Pensiunan PT Waskita Beton Precast, Tbk. atau Mantan Direktur Pemasaran PT Waskita Beton Precast, Tbk. periode 2016 sampai dengan 2020," kata Ketut dalam keterangannya, Selasa (26/7/2022).

Selain AW, kata Ketut, tersangka lainnya adalah AP selaku General Manager Pemasaran PT Waskita Beton Precast periode 2016 sampai dengan Agustus 2020.

Lalu, BP selaku Staf Ahli Pemasaran (expert) PT Waskita Beton Precast dan A selaku Pensiunan Karyawan PT. Waskita Beton Precast.

Dalam kasus ini, PT Waskita Beton Precast pada tahun 2016 sampai dengan 2020, telah melakukan perbuatan melawan hukum atau menyalahgunakan wewenang.

Caranya, kata dia, dengan melakukan pengadaan fiktif, pengadaan barang tidak dapat dimanfaatkan, dan beberapa pengadaan tak dapat ditindaklanjuti.

Negara diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp2.583.278.721.001 atau Rp2,58 triliun. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Sosok Hasnaeni Si Wanita Emas yang Histeris Digiring Polisi, Sempat Ingin Jadi Calon Gubernur DKI

# Calon Gubernur DKI # Wanita Emas # Hasnaeni # Petugas Kepolisian

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: febrylian vitria cahyani
Sumber: Tribunnews.com

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved