Tribunnews Update

Massa Pendukung Masih Bentengi Rumah Lukas Enembe Sambil Bawa Senjata Tradisional Panah dan Busur

Jumat, 23 September 2022 09:49 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM - Diketahui Lukas Enembe telah ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi oleh KPK.

Pasca ditetapkan sebagai tersangka, rumah milik Gubernur Papua, Lukas Enembe di kawasan koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua dibentengi kelompok massa pendukung.

Sekelompok massa pendukung tersebut terus berjaga sambil membawa senjata tradisional berupa panah dan busur.

Penjagaan ketat oleh massa pendukung Lukas Enembe itu sudah dilakukan kurang lebih selama seminggu sejak Gubernur Papua tersebut ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Baca: KPK Minta Pihak Lukas Enembe Tak Bangun Narasi di Ruang Publik: Itu Tindakan Percuma

Juru Bicara Gubernur Papua, Muhammad Rifai Darus pada Rabu (14/9/2022) lalu mengatakan, massa yang datang ke lokasi atas kemauannya sendiri tanpa diminta.

Lukas Enembe disebut sudah berusaha meminta massa untuk kembali ke rumah masing-masing, namun imbauan tersebut tak diindahkan.

"Beliau (Gubernur) minta jangan terlalu banyak masyarakat di sana, dan meminta agar mereka kembali ke kediamannya masing masing. Masyarakat ini datang sendiri, tanpa disuruh setelah melihat informasi yang beredar di media sosial terkait kriminalisasi terhadap Gubernurnya," kata Rifai.

Seperti diketahui, Lukas Enembe telah ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi.

Menurut pengacara Lukas Enembe, kliennya ditetapkan sebagai tersangka gratifikasi senilai Rp 1 miliar terkait proyek di Papua.

Baca: Mantan Politisi Papua Sebut Demokrat akan Punah Jika Lengserkan Lukas Enembe yang Jadi Tersangka KPK

KPK menetapkan tiga tersangka yakni Bupati Mimika, Bupati Memberamo Tengah, dan Gubernur Lukas Enembe.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata.

"Penetapan tersangka yang dilakukan KPK sudah menyangkut tiga kepala daerah, Bupati Mimika, Bupati Mamberamo Tengah, dan Gubernur LE (Lukas Enembe) itu adalah tindak lanjut dari informasi masyarakat," ujarnya.

KPK telah memanggil Lukas Enembe sebagai tersangka di Mako Brimob Kotarajo, Kota Jayapura pada Senin (12/9/2022).

Namun Lukas Enembe tak memenuhi panggilan tersebut karena alasan sakit.

Kini KPK telah melayangkan pemanggilan kedua untuk Lukas Enembe pada Senin depan, namun kemungkinan ia tak hadir dengan alasan yang sama.

(Tribun-Video.com/Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul KETIKA Gubernur Papua Lukas Enembe Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK, Rumah Pribadi Dijaga Warga

HOST: RATU SEJATI
VP: Fatkhul 

# Massa # pendukung # Lukas Enembe # rumah # Senjata Tradisional # panah

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Video Production: Fatkhul Putra Perdana
Sumber: Tribun Medan

Tags
   #Massa   #pendukung   #Lukas Enembe   #rumah   #Ssenjata Tradisional   #panah
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved