Daerah Terkini

Teror Pembakaran Jemuran Warga Kramat Jati, Awalnya Sempat Diduga Korsleting Listrik

Kamis, 22 September 2022 21:54 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUN-VIDEO..COM, KRAMAT JATI - Aksi teror pembakaran jemuran yang diduga dilakukan seorang bocah terjadi di permukiman warga RW 11, Kelurahan/Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Dalam aksi ini jemuran pada enam rumah warga di wilayah RT 04, RT 17, dan RT 08/RW 11 dibakar pada Senin (19/9/2022) dan Selasa (20/9/2022) siang.

Ketua RT 04/RW 11 Trisno mengatakan aksi ini pembakaran jemuran yang tergantung di teras rumah warga ini pertama terjadi di wilayah RT 17/RW 11.

"Pas kejadian pertama itu awalnya dikira bukan dibakar. Dikira korsleting karena di dekat jemuran itu ada pompa air," kata Trisno di Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (22/9/2022).

Warga baru curiga api sengaja disulut karena pada hari berikutnya terjadi kasus serupa di lingkungan RT 04 dan RT 08/RW 11 dalam rentan waktu serupa di siang hari.

Beruntung api berhasil dipadamkan warga sebelum membesar, sehingga hanya bagian pintu rumah dan atap rumah yang terdampak amuk si jago merah.

Baca: Pelaku Teror Jemuran Dibakar di Kramat Jati, Diduga Seorang Bocah Berumur 10 Tahun

Baca: Sopir Truk Ekspedisi Dibegal di Tol Jagorawi Kramat Jati, Polisi Masih Cari Rekaman CCTV

"Warga takutnya kalau sampai kebakaran. Karena di sini kan permukiman padat penduduk ya, gang sempit. Kalau kebakaran mobil Damkar tidak bisa masuk ke sini," ujarnya.

Trisno menuturkan warga baru mengetahui bahwa pelaku diduga merupakan seorang anak berusia sekitar 10 tahun setelah mengecek rekaman CCTV.

Namun berdasar rekaman CCTV tidak tersorot ketika jemuran warga disulut api, hanya ketika bocah kelas IV SD tersebut berlari setelah apa membesar.

"Jadi memang di CCTV tidak ada pas dia membakar. Cuman kita cek satu jam sebelum kejadian dan sesudah itu hanya anak itu yang lewat di lokasi. Makannya diduga dia," tuturnya.

Trisno mengatakan pada Selasa (20/9/2022) malam pengurus lingkungan RW 11 sudah menemui orang tua korban dan anak tersebut untuk memastikan kejadian.

Berdasar hasil mediasi disaksikan korban yang jemurannya terbakar, diduga bocah tersebut mengalami halusinasi karena saat kejadian mengaku melihat makhluk tidak kasatmata.

"Karena kondisinya seperti itu dan masih anak akhirnya ya sudah, kasus diselesaikan secara kekeluargaan. Kita minta yang penting anak itu diawasi saja agar jangan sampai kejadian lagi," lanjut Trisno.

# Kramat Jati # pembakaran # jemuran # korsleting listrik

Editor: Restu Riyawan
Video Production: Damara Abella Sakti
Sumber: TribunJakarta

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved