Terkini Nasional

Penampakan Surat Tulisan Ferdy Sambo yang Berisi Pembelaannya terhadap Brigjen Hendra Kurniawan

Kamis, 22 September 2022 20:57 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM - Sosoknya dibela habis Ferdy Sambo di kasus obstruction of justice kematian Brigadir J, sidang Brigjen Hendra Kurniawan nyatanya sudah molor selama tiga pekan.

Hal itu menimbulkan kecurigaan apakah sidang untuk eks Karo Paminal Propam Polri sengaja diulur.

Diketahui, Brigjen Hendra Kurniawan adalah bawahan langsung Ferdy Sambo di Propam Polri sebelum kasus pembunuhan Brigadir J terkuak.

Brigjen Hendra Kurniawan juga sampai terbang ke rumah Brigadir J di Sungai Bahar, Muaro Jambi pada Senin (11/7/2022) beberapa jam usai ajudan Ferdy Sambo itu dimakamkan.

Kala itu, Brigjen Hendra Kurniawan datang bersama sejumlah anggota Polri lainnya, termasuk yang dia bawa dari Jakarta, masuk ke rumah duka sekitar pukul 19.00 WIB.

Sikap Brigjen Hendra Kurniawan saat datang ke rumah Brigadir J membuat keluarga almarhum tak simpatik.

Pasalnya, Brigjen Hendra Kurniawan dan rombongan melarang kedatangannya direkam.

Brigjen Hendra Kurniawan juga tak melepas sepatu kala masuk ke rumah orangtua Brigadir J.

Padahal, ruangan yang diinjak oleh sepatu Brigjen Hendra Kurniawan digunakan untuk tidur keluarga Brigadir J.

Baca: Respons Polri soal Sosok Kakak Asuh Ferdy Sambo yang Terlibat di Kasus Pembunuhan Brigadir J

Dituding Gunakan Jet Pribadi

Selain itu, yang jadi sorotan dari Brigjen Hendra Kurniawan yakni dugaan dia menggunakan jet pribadi milik mafia saat terbang ke rumah Brigadir J.

Dugaan itu diungkapkan oleh Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso.

"Hendra Kurniawan dan rombongan berangkat ke Jambi menggunakan private jet jenis bomber 900 xp dengan register penerbangan T7 yang teregister di San Marino," ucap Sugeng dikutip dari tayangan Kompas TV, Rabu (21/9/2022).

Sugeng Teguh Santoso menduga jika penggunaan jet pribadi oleh Brigjen Hendra Kurniawan ada kaitan erat dengan pengusaha yang memiliki usaha sampingan bandar judi online.

"Diduga pemakaian pesawat ini ada korelasinya dengan bandar judi 303, yang menjadi perhatian publik saat ini," ungkapnya.

Sementara itu dalam keterangan tertulis yang diterima awak media, Sugeng Teguh Santoso bahkan menyebut inisial pengusaha yang diduga sebagai pemilik jet pribadi tersebut.

“IPW mencium aroma amis keterlibatan RBT dan Yoga Susilo dalam kasus Sambo dan Konsorsium 303.

Lantaran, selain RBT, nama Yoga Susilo, Direktur Utama PT Pakarti Putra Sang Fajar muncul dalam struktur organisasi Kaisar Sambo dan Konsorsium 303, sebagai Bos Konsorsium Judi Wilayah Jakarta,” kata Sugeng dalam keterangan tertulis, 19 September 2022.

Sementara itu, Robert Bonosusatya, pengusaha yang dituding menyediakan jet pribadi untuk Brigjen Hendra Kurniawan beri pengakuan.

“Nggak bener itu, nggak bener sama sekali. Bukan, mana ada saya jet,” kata Robert kepada Kompas TV.

Robert Bonosusatya juga mempertanyakan bukti IPW menuduhnya memiliki jet pribadi yang dipakai Hendra Kurniawan.

Robert Bonosusatya mempertimbangkan apakah dirinya akan mengambil langkah hukum dengan keterangan yang disampaikan Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso.

Baca: Sosok RBT dan YS Diduga Terlibat Kasus Ferdy Sambo dan Konsorsium 303, Polri Harus Bergerak Cepat

Dibela Habis Ferdy Sambo Sampai Dituliskan Surat

Brigjen Hendra Kurniawan nampaknya sangat dibela oleh Ferdy Sambo.

Bahkan, Ferdy Sambo pasang badan agar Brigjen Hendra Kurniawan dan Kombes Agus Nurpatria yang juga menjadi tersangka kasus obstruction of justice tak sampai dikenai sanksi.

Dalam sepucuk surat yang ditulisnya dan bertanda tangan serta bermaterai tanggal 30 Agustus 2022 itu, Ferdy Sambo menyebut kedua bekas anak buahnya itu sebagai aset Polri yang tak layak dikenai sanksi dalam penanganan kasus obstruction of justice.

"Dalam hal ini perlu saya tegaskan bahwa tidak ada keterlibatan BJP. Hendra Kurniawan dan KBP Agus Nurpatria, terkait pengrusakan DVR CCTV pos satpam Duren Tiga.

Adapun yang dilaporkan oleh BJP. Hendra Kurniawan dan KBP Agus Nurpatria adalah adanya tindak pengamanan DVR CCTV adalah di dalam rumah dinas Duren Tiga oleh Pusinafis Bareskrim Polri yang tidak sesuai prosedur," begitu salah satu poin di surat Ferdy Sambo. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Dibela Ferdy Sambo di Sepucuk Surat, Sidang Brigjen Hendra Kurniawan Molor 3 Pekan, Sengaja Diulur?

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Tia Kristiena
Sumber: TribunJakarta

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved