Terkini Daerah

Mahasiswa Pembawa Sajam saat Demo BBM Dapat Beasiswa dari Kapolresta Mataram

Kamis, 22 September 2022 16:12 WIB
Tribun Lombok

TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus penemuan senjata tajam jenis belati milik mahasiswa asal Bima, NTB saat unjuk rasa penolakan kenaikan BBM di Kantor DPRD Provinsi NTB beberapa waktu lalu menemukan titik terang.

Mahasiswa asal Bima ini bebas dari status tersangka dan resmi bebas tanpa syarat.

Mahasiswa yang sebelumnya diduga membawa senjata tajam, berinisial IS awalnya ditetapkan menjadi tersangka dan dijerat pasal Undang-undang Darurat.

Atas perbuatannya, ia mendapat ancaman hukuman 12 Tahun Penjara.

IS yang merupakan mahasiswa penyandang bidik misi tidak hanya bebas bersyarat, juga diangkat oleh Kepala Polresta Mataram, Kombes Pol Mustofa menjadi anak asuh.

Baca: Kedapatan Bawa Sajam, 7 Pendemo Aksi Bela Lukas Enembe Diamankan Polisi di Sentani Papua

“Saya peduli dengan masa depannya. Saya ingin dia berprestasi dan menjadi orang yang bermanfaat bagi banyak orang,” kata Kombes Pol Mustofa di ruangan Kapolresta Mataram, Kamis (22/9/2022).

Mahasiswa yang berasal dari organisasi SMI itu pun mengaku, bahwa dirinya membutuhkan sosok seorang Ayah.

Pasalnya, IS mengaku memang tidak memiliki seorang Ayah. “Saya tidak memiliki Bapak karena sudah wafat,” kata IS.

Selain itu, Ketua Rukun Keluarga Bima Lombok, Irwan Husain mengapresiasi langkah yang diambil oleh Kapolresta Mataram.

“Dengan kehadiran Kapolresta menjadi sosok seorang ayah, saya berharap mampu menuntun dia (IS) ke jalan yang lebih baik,” kata Irwan.

Baca: Polisi Tangkap 7 Peserta Unjuk Rasa Bela Gubernur Papua Lukas Enembe karena Bawa Sajam dan Miras

Irwan berharap kehadiran sosok ayah baru bagi IS mampu mengubah pribadi IS, dan juga menjadi cerminan yang baik bagi seluruh pelajar maupun masyarakat Bima yang ada di Kota Mataram.

“Tidak semata-mata beasiswa saja. Nilainya harus baik dan wajib mengunjungi saya selama dua minggu sekali di sini (Polresta Mataram). Untuk mengetahui perkembangannya dia sebagai anak dan saya seorang ayah,” sergah Mustofa.

IS pun menyanggupi hal tersebut. Dan berkomitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

“Saya minta maaf atas perbuatan saya. Dan saya ucapkan banyak terima kasih sekali lagi sudah mau menjadi sosok seorang ayah di kehidupan saya,” tandas IS.

Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Mahasiswa Pembawa Sajam saat Demo BBM Dapat Beasiswa dari Kapolresta Mataram

#mahasiswa #sajam #BBM #beasiswa #Kapolresta Mataram

Baca Artikel Lainnya di Sini

Editor: Muhammad Eka Putra
Sumber: Tribun Lombok

Tags
   #mahasiswa   #sajam   #BBM   #beasiswa   #Kapolresta Mataram
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved