LIVE UPDATE

Pengakuan Nenek Nureini Dianiaya 7 Oknum Polisi saat Dibawa ke Kejaksaan, Tak Jelas Motif Penyiksaan

Kamis, 22 September 2022 13:03 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang nenek asal Kabupaten Simalungun mengaku diseret, dijambak, dipukuli tujuh orang polisi Polres Simalungun.

Adapun nenek yang mengaku diseret, dijambak dan dipukuli tujuh polisi itu bernama Nureini Saragih (57).

Nureini mengaku dirinya diseret, dijambak dan dipukuli saat dirinya hendak diserahkan ke kejaksaan.

Pada 27 Desember 2021 lalu, kasus Nuraeni hendak dilimpahkan ke Kejari Simalungun dalam perkara dugaan penganiayaan anak.

Namun dalam prosesnya, Nuraeni justru mengaku disiksa.

Ia pun mempertanyakan apa alasan dirinya sampai disiksa bahkan oleh 7 oknum polisi.

Baca: 7 Oknum Polisi Polres Simalungun Diduga Aniaya Wanita Tua: Tolong Kapolda, Pak Jokowi, Pak Kapolri

Baca: IPW Ungkap Data Aliran Dana Judi Online terkait Konsorsium 303, Ada Nama-nama Oknum Polisi Aktif

Kini, Nuraeni memberanikan diri membuat laporan polisi atas dugaan penganiayaan yang dialaminya.

Ia juga memnta bantuan pada Presiden Jokowi, Kapolri Lityo Sigit hingga Kapolda.

Akibat penganiayaan yang dialaminya, Nureini mengaku sempat dirawat di rumah sakit.

Ia pun mengalami trauma pascakejadian.

Bagian wajah dan tubuhnya luka akibat diseret, dijambak dan dipukuli tujuh polisi Polres Simalungun.

Kasus ini pun sudah didengar dan diterima oleh Polda Sumut.

Pihaknya mengaku masih akan mendalami kasus ini terlebih dahulu.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Nenek Nureini Mengaku Diseret, Dijambak, dan Dipukuli 7 Polisi Polres Simalungun

# penganiayaan   # Kabupaten Simalungun # Polres Simalungun

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Nila
Videografer: Satria Yoga
Video Production: Sigit Setiawan
Sumber: Tribun Medan

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved