Terkini Daerah

Resmi Ditahan, Tersangka Korupsi Bansos Kebakaran di Bima Terancam Pidana Seumur Hidup

Kamis, 22 September 2022 12:41 WIB
Tribun Lombok

TRIBUN-VIDEO.COM - Tersangka kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) kebakaran di Bima, Sirajudin telah ditahan pada Rabu (21/9/2022).

Sirajudin disangkakan dengan pasal 11 atau pasal 12 e UU Tipikor, yang mana pada 2 pasal tersebut memiliki ancaman hukuman yang berbeda.

Diberitakan, Sirajudin juga terancam pidana seumur hidup.

"Pasal yang kami sangkakan itu pasal 11 atau pasal 12 e Undang-Undang Tipikor," ungkap Kepala Seksi (Kasi) Intelkam Kejaksaan Negeri (Kejari) Bima, Andi Sudirman pada Rabu (21/9/2022).

Baca: Tersangka Korupsi Bansos Kebakaran di Bima, Sirajudin Ditahan Jaksa

Sudirman menjelaskan, Sirajudin ditahan terhitung sejak 21 September hingga 10 Oktober 2022 mendatang.

"Artinya, selama 20 hari ke depan. Kami titip di Rutan Polres Bima Kabupaten," tambahnya.

Merujuk pada UU Tipikor Nomor 20 tahun 2001, pasal 11 UU Tipikor ini berbunyi, pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji padahal diketahui atau patut diduga, bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan karena kekuasaan atau kewenangan yang berhubungan dengan jabatannya, atau yang menurut pikiran orang yang memberikan hadiah atau janji tersebut ada hubungan dengan jabatannya.

Jika melanggar pasal ini, maka ancaman pidananya paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun dan atau pidana denda paling sedikit Rp 50.000.000 dan paling banyak Rp 250.000.000.

Sementara itu, pasal 12 e berbunyi, pegawai negeri atau penyelenggara negara yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, atau dengan menyalahgunakan kekuasaannya memaksa seseorang memberikan sesuatu, membayar, atau menerima pembayaran dengan potongan, atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri.

Ancaman hukuman pasal 12 ini yakni, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 200.000.000 dan paling banyak Rp 1.000.000.000.

Pada pemberitaan sebelumnya, tersangka korupsi bantuan sosial (bansos) kebakaran di Bima, Sirajudin ditahan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bima.

Baca: Sempat Absen, Tersangka Korupsi Bansos Kebakaran Bima Sirajudin Hadiri Pemeriksaan di Kejari

Penahanan Sirajudin dilakukan penyidik, setelah 8 jam diperiksa secara intensif di Kejari Bima, Rabu (21/9/2022).

Pantauan TribunLombok.com, Sirajudin keluar dari ruang pemeriksaan sekira pukul 19.11 WITA, menenteng jaket warna merah yang diberikan pegawai Kejari Bima.

Setelah itu, Sirajudin langsung digiring naik menuju mobil tahanan menuju ke Rutan Polres Bima Kabupaten.

Baju kemeja putih yang dikenakan sejak pagi, masih terlihat hingga malam hari ia keluar dari ruang pemeriksaan.

Begitu pun dengan celana hitam dan sepatu yang dikenakan.

Dia diapit oleh dua Penasehat Hukum (PH), Krisna dan Yusuf yang menemaninya sejak pertama kali tiba di kantor Kejari Bima.

Wajah Sirajudin terlihat biasa, Ketika diarahkan naik ke mobil tahanan.

Sempat berbicara dengan beberapa orang, agar kembali ke rumah. (*)

# tersangka # korupsi bansos # ditahan # Bima # penjara seumur hidup

Baca berita lainnya terkait korupsi bansos

Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Ditahan, Tersangka Korupsi Bansos Kebakaran di Bima Terancam Pidana Seumur Hidup

Editor: Purwariyantoro
Video Production: Lalu Yusuf Wibisono
Sumber: Tribun Lombok

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved