Olahraga

Kesamaan Nasib Seto dan Aji Santoso, Tak Ada Tagar Out meski Performa PSS dan Persebaya Masih Buruk

Kamis, 22 September 2022 12:38 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Nasib sama tengah dialami oleh pelatih klub Liga 1, Seto Nurdiantoro dari PSS Sleman dan Aji Santoso dari Persebaya Surabaya.

Dilansir oleh TribunWow.com, Seto Nurdiantoro maupun Aji Santoso tak mendapat tagar #out dari para suporter meski performa tim yang dibesut kedua pelatih tersebut tengah minor.

Nasib tersebut tentu berbeda dengan yang dialami oleh beberapa pelatih yang gugur di Liga 1 musim ini.

Seperti halnya yang dialami oleh Mantan juru taktik Persib Bandung, Robert Alberts di musim ini.

Baca: BCS dan Slemania Beri Peringatan untuk PSS Sleman Segera Lakukan 1 Hal Ini

Robert Alberts menjadi pelatih pertama yang menjadi korban kerasnya Liga 1 2022/2023.

Sewaktu menangani Persib Bandung di pekan-pekan awal Liga 1 2022/2023, Robert Alberts mendapat cibiran hingga tagar #out dari suporter, Bobotoh karena hasil buruk Marc Klok cs.

Pelatih berkebangsaan Belanda tersebut akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Persib Bandung menyusul tren buruk Pangeran Biru dan desakan dari para Bobotoh.

Selanjutnya ada Sergio Alexandre yang dipecat PSIS Semarang dan juga Edurado Almeida yang diistirahatkan oleh Arema FC.

Sebelum diberhentikan oleh pihak klub, Sergio Alexandre dan Eduardo Almeida terlebih dulu mendapat desakan out dari para suporternya.

Desakan out tersebut tak lepas dari tren minor yang diraih PSIS Semarang maupun Arema FC di musim ini.

Ditengah maraknya desakan out yang digaungkan oleh para suporter klub Liga 1, Seto Nurdiantoro maupun Aji Santoso justru tak mengalaminya.

Seto Nurdiantoro yang menjadi juru taktik PSS Sleman di musim ini masih mendapat pembelaan dari para suporternya, Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS).

Mantan arsitek PSIM Yogyakarta itu sempat ingin mengundurkan diri karena gagal membawa PSS Sleman ke performa terbaik.

Momen itu terjadi setelah PSS Sleman dibungkam oleh Persebaya Surabaya di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta pada pekan ke-7 Liga 1 2022/2023, 27 Agustus 2022.

Baca: Nasib Miris Ernando: Tak Kunjung Tampil Bersama Persebaya Surabaya, Kondisinya Terus Diungkit Bonek

"Saya mohon maaf untuk suporter PSS. Ini kekalahan ketiga di home. Ini tidak baik sama sekali," kata Seto Nurdiantoro dikutip TribunWow.com dari laman Liga Indonesia Baru, Minggu (28/8/2022).

"Setelah ini, saya akan komunikasi dengan keluarga. Kalau keluarga oke, saya lanjut. Yang terpenting adalah dukungan istri dan anak. Tunggu saja seminggu kedepan."

Tak mau pelatih tim kebanggannya hengkang, Slemania dan BCS menggaungkan tagar #setostay dan #insetowetrust, sebagai bentuk kepercayaan kepada Seto Nurdiantoro.

Seperti halnya dengan Seto Nurdiantoro, Aji Santoso menujukkan jiwa besar dan siap menerima keputusan apapun seusai Bajul Ijo dipermalukan RANS Nusantara FC di pekan ke-10 Liga 1 2022/2023.

"Saya bertanggung jawab dengan hasil ini, kontrak saya sampai 2024, apapun yang menjadi keputusan manajemen tentunya saya harus bertanggung jawab karena saya sebagai head coach," tegas Aji Santoso dikutip TribunWow.com dari Surya.co.id pada Jumat (16/9/2022).

"Tapi tentunya harus dilihat seperti apa perjalanan tim ini, dengan komposisi yang seperti kami main tentunya harus dilihat juga, banyak aspek," tambahnya.

Akan tetapi, suporter Persebaya Surabaya, Bonek Mania, tak mau Aji Santoso hengkang dan meminta kepada eks juru taktik Timnas Indonesia tersebut bertahan.

# Seto Nurdiantoro # Aji Santoso # PSS Sleman # Persebaya Surabaya # Liga 1

Baca berita lainnya terkait Liga 1

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Nasib Sama Seto dan Aji Santoso: Tak Dapat Tagar Out meski Performa PSS dan Persebaya Tengah Minor

Editor: Purwariyantoro
Video Production: Muh Rosikhuddin
Sumber: TribunWow.com

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved