Terkini Daerah

Nenek Dianiaya 7 Polisi Polres Simalungun, Mengaku Dijambak, Diseret & Dipukul Lalu Dipulangkan

Kamis, 22 September 2022 11:25 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang nenek mengaku dianiaya oleh tujuh anggota polisi dari Polres Simalungun.

Diketahui sang nenek bernama Nureini Saragih (57) asal Kabupaten Simalungun.

Nenek tersebut mengaku diseret, dijambak, hingga dipukuli oleh tujuh polisi itu.

Nenek Nureini menyebut peristiwa penganiayaan itu terjadi pada 27 Desember 2021 silam.

Namun sang nenek itu baru melapor ke Polda Sumut pada 18 April 2022.

Setelah lima bulan, Nenek Nureini tak mendapat kelanjutan dan kejelasan mengenai pelaporan yang pernah ia buat.

Ia pun mempertanyakan kejelasan laporan yang diduga mandek hingga belum menemukan titik terang.

Baca: Seorang Pelajar Tewas saat Dianiaya Sejumlah Senior saat Ujian UKT

Lantas pada Rabu (21/9/2022), nenek tersebut kembali mendatangi Polda Sumur guna mempertanyakan aduannya.

Merasa diperlakukan tidak adil, sang nenek pun memohon kepada Kapolda, Kapolri, hingga Presiden Joko Widodo.

"Saya ini orang kecil pak, tetapi saya butuh keadilan. Jadi tolong lah pak Kapolda, pak Jokowi, pak Kapolri, tolong ditindak lanjuti orang yang menganiaya saya," ucapnya.

Kepada awak media pun, Nenek Nureini mengaku dirinya diseret, dijambak, dan dipukuli.

Ketujuh polisi itu menyebut sang nenek akan diserahkan ke kejaksaan.

Nenek Nuraeni hendak dilimpahkan ke Kejari Simalungun dalam perkara dugaan penganiayaan anak.

"Saya diseret, saya dijambak, dipukuli, diseret-seret di tanah," kata Nureini, Rabu (21/9/2022).

Sang nenek sempat bertanya kenapa dirinya harus dianiaya.

Namun tujuh polisi itu tak memberikan penjelasan dengan jelas.

Satu di antara mereka hanya mengatakan akan membawa sang nenek dan mengantarnya pulang kembali.

"Sampai di mobil saya tanya kenapa saya ditangkap. Ibu kami bawa dan entar lagi pulang," kata Nurieni Saragih.

Akibat penganiayaan yang dialaminya, Nureini mengaku sempat dirawat di rumah sakit.

Baca: Meninggal saat Ujian Silat karena Dianiaya Senior, Pelatih Sempat Bohongi Orangtua Sebut Kelelahan

Ia pun mengalami trauma pascakejadian.

Selain itu, Nenek Nureini mengalami luka fisik, yakni pada bagian wajah dan tubuhnya.

Sementara Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan akan segera mengecek laporan korban.

"Saya cek dulu," kata Hadi.

(Tribun-Video.com/TribunMedan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Nenek Nureini Mengaku Diseret, Dijambak, dan Dipukuli 7 Polisi Polres Simalungun

# nenek # dianiaya # polisi # Polres Simalungun # Kapolri # Presiden Joko Widodo

Baca berita terkait di sini.

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Ika Vidya Lestari
Sumber: Tribun Medan

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved