Terkini Daerah

Seorang Pemuda Tega Bunuh Ibu di Purwakarta, Dipergoki sang Ayah, Diduga Alami Gangguan Jiwa

Rabu, 21 September 2022 18:57 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - TS (26), pemuda di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tega menghabisi nyawa ibu kandungnya, M (46).

Peristiwa itu terjadi di Desa Gununghejo, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Selasa (20/9/2022).

TS tega membunuh ibunya sendiri karena kesal kerap dimarahi.

Pembunuhan itu diketahui oleh suami korban atau ayah dari pelaku.

Pelaku kemudian diamankan oleh sang ayah dan warga.

Saat ini, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kronologi Pembunuhan

Mengutip TribunJabar.id, pelaku menghabisi nyawa korban menggunakan golok.

Pembunuhan itu diketahui oleh suami korban yakni M (49), yang baru pulang bekerja.

Saat itu, M melihat istrinya dalam kondisi tergeletak bersimbah darah di ruang tengah.

Baca: Hasil Sidang Etik Iptu Januar Arifin Dihukum Demosi Selama 2 Tahun Kasus Pembunuhan Brigadir J

"Jadi suaminya itu baru pulang kerja, terus pas tiba melihat istrinya tergeletak di lantai ruang tengah, waktu itu juga masih ada pelaku," kata Ketua RW setempat, Eeem Hermansyah, Selasa.

Mendapati kejadian itu, M langsung melakukan pengejaran kepada anaknya.

TS akhirnya ditangkap dan diamankan ke kantor kepala desa.

"Iya jadi langsung diamankan ke kantor kepala desa, terus pak Kades langsung laporkan ke pihak kepolisian," jelasnya.

Kesal Sering Dimarahi

Dari hasil pemeriksaan sementara, TS nekat membunuh ibu kandungnya karena kesal sering dimarahi.

Demikian disampaikan Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain, dilansir TribunJabar.id.

"Pelaku mengaku dia marah atau jengkel terhadap ibunya karena sering dimarahi, sehingga luapan emosi itu tidak terkendali," ujarnya, Rabu (21/9/2022).

Dari pengakuan pelaku, ia membacok ibunya sebanyak 20 kali di bagian tengkuk leher belakang.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka parah hingga nyawanya tak tertolong.

Diduga Alami Gangguan Jiwa

TS, diduga mengalami gangguan kejiwaan dan sudah melakukan perawatan di RSUD Bayu Asih sejak 2019.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Desa Gununghejo, Sumaryo, dikutip dari TribunJabar.id.

Baca: Komnas HAM Bongkar Kronologi Kasus Mutilasi di Mimika, Termasuk Pembunuhan Berencana

"Dari keterangan keluarga korban, pelaku yang merupakan anak ketiga dari empat bersaudara ini memang telat minum obat."

"Biasanya keluarga sering menebus obat ke Rumah Sakit Bayu Asih, tapi beberapa hari ini obatnya habis dan belum ditebus kembali," ungkapnya, Selasa.

Kendati demikian, terkait kondisi kejiwaan pelaku, polisi masih akan mendalaminya.

"Pelaku memiliki riwayat pernah berobat, akan tetapi tahap tersebut akan dilakukan di tahap penyidikan."

"Saat ini, status pelaku sudah kita naikkan jadi tersangka, sambil menunggu keterangan medis atau riwayat bahwa betul si pelaku pernah terindikasi ada gangguan jiwa," jelas Kapolres Purwakarta.

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunJabar.id/Deanza Falevi)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul FAKTA Anak Bunuh Ibu di Purwakarta, Aksinya Dipergoki sang Ayah, Kades Sebut Telat Minum Obat

# Purwakarta # Jawa Barat # pembunuhan # tersangka # Kapolres Purwakarta # AKBP Edwar Zulkarnain # RSUD Bayu Asih

Editor: Evita Candra Dewi
Video Production: Arie Setyaga Handika
Sumber: Tribunnews.com

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved