Senin, 18 Mei 2026

Terkini Nasional

Pria Madiun yang Ditangkap Polisi Malah Senang Jadi Tersangka Kasus Bjorka, Terungkap Ini Alasannya

Senin, 19 September 2022 08:31 WIB
Tribunnews Bogor

TRIBUN-VIDEO.COM - Sikap pemuda Madiun bernama Muhammad Agung Hidayatulloh ( MAH) usai dipulangkan polisi tengah jadi perbincangan.

Pasalnya alih-alih murung atau pilu, MAH justru cengengesan usai diperiksa penyidik kepolisian selama berjam-jam.

Senyum MAH itu rupanya beralasan.

Pria 21 tahun itu senang karena bisa dibebaskan setelah disangkakan pada kasus Bjorka.

Sebelumnya diwartakan, pihak kepolisian menetapkan MAH sebagai tersangka kasus Hacker Bjorka pada Jumat (16/9/2022).

Baca: Diejek Nikita Mirzani Tukang Ngarang, Hacker Bjorka: Tak Punya Banyak Waktu Melayani Anda

Resmi jadi tersangka, MAH pun menceritakan perannya dalam kasus Hacker yang sempat membocorkan data pejabat dan pemerintahan itu.

Ternyata MAH adalah pemilik akun atau channel di Telegram yang kini dipakai Hacker Bjorka.

Sebelum dibeli Bjorka, MAH terlebih dahulu membuat sebuah channel dengan Bjorkanism di Telegram.

"Channel yang saya buat itu tujuannya nanti kalau udah ramai saya jual. Ternyata hokinya yang beli yang hacker-nya itu, yang punya, Bjorka itu," ungkap MAH dilansir TribunnewsBogor.com dari tayangan Kompas TV, Minggu (18/9/2022).

Melihat ada akun bernama menarik di Telegram, Bjorka segera bertindak.

Bjorka langsung menawarkan uang US$ 100 untuk MAH.

Ditawari uang, MAH pun segera memberikan akun wallet guna dikirimi dollar berupa bitcoin dari Bjorka.

Jika dirupiahkan, MAH mendapatkan Rp 1,5 juta.

Baca: Ditetapkan Tersangka, MAH Mengaku Salah karena Memberi Sarana Bjorka untuk Posting di Telegram

Selama berkomunikasi dengan Bjorka guna jual beli channel, MAH memakai perantara grup privasi di Telegram.

"Saya kan lihat wah Bjorka ini bagus, ada suka sih, ngefans lah tapi enggak terlalu. Terus saya coba-coba username namanya ( Bjorkanism). Saya posting satu, besoknya post yang mau bocorin data presiden itu, dia ( Bjorka) kasih info dulu ke private chat itu," kata MAH.

Aksinya ketahuan polisi, MAH pun jadi tersangka gara-gara Hacker Bjorka.

Alih-alih sedih atau pilu usai jadi tersangka, MAH justru lain.

Ia malah mengaku senang namun juga menyesal.

"Perasaannya campur aduk, bisa senang, nyesel, jadi satu," imbuh MAH.

Rasa penyesalan MAH itu hadir karena ia hingga kini masih diawasi polisi kendati tak ditahan karena berstatus tersangka.

"Saya dilepasin kayak gini ya masih diawasi, masih suruh wajib lapor, saya dipantau pakai HP juga. Wajib lapor seminggu dua kali," ungkap MAH.

Namun perasaan menyesal itu tampaknya kalah dengan perasaan senang.

Sebab rupanya MAH diberikan 'kejutan' oleh polisi yakni berupa hadiah.

Sempat curhat ke polisi karena ponsel satu-satunya disita guna penyelidikan kasus Bjorka, MAH terlihat bersyukur.

Sebab ia akhirnya bisa mendapatkan HP baru yang dibelikan penyidik kepolisian di Polres Madiun.

"Polisinya ngasih HP ke saya. Saya kan curhat sebelumnya (ke polisi) 'ini gimana pak ? saya kan orang enggak kaya. Semuanya udah disita. Barang paling berharga saya HP saya'. (kata polisi) 'iya nanti kita urus, kamu kan tanggungan negara'," pungkas MAH.

Tak hanya diberikan ponsel, MAH juga mengaku senang karena diperlakukan dengan baik oleh kepolisian saat ia diperiksa.

"Saya ke Polsek Dagangan, dikasih HP, ini dari polisi. Ini baru dibeliin pak polisi. Baik polisinya, baik banget. Saya di sana enggak diapa-apain juga," ujar MAH. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Tersangka Kasus Bjorka Cengengesan Usai Diperiksa, Ternyata Gara-gara Dapat 'Kejutan' dari Polisi

# Madiun # Muhammad Agung Hidayatulloh # Bjorka # Hacker # tersangka # telegram

Video Production: Danar Pamungkas Sugiyarto
Sumber: Tribunnews Bogor

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved