Senin, 27 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Sekjen PDI-P Singgung soal SBY 'Turun Gunung': Memang Kapan Naiknya?

Minggu, 18 September 2022 15:31 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menanggapi pernyataan Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang bakal turun gunung untuk mencegah kecurangan Pemilu 2024.

Pasalnya, SBY menduga agenda tersebut bisa dibuat tidak jujur dan adil.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto menyebut, ini bukanlah pertama kalinya SBY turun gunung.

Hasto mengatakan, PDI-P sebagai partai penguasa, tak mempermasalahkan SBY turun gunung.

Hasto pun menyindir pernyataan "turun gunung" dengan menyebut bahwa SBY tak pernah lagi naik gunung.

"Setahu saya beliau tidak pernah lagi naik gunung, jadi turun gunungnya Pak SBY sudah lama dan berulang kali, monggo turun gunung," ujar Hasto pada Sabtu (17/9/2022).

Hasto menambahkan beda soal bila turun gunungnya SBY sebagai bentuk melakukan tudingan terhadap pemerintahan Jokowi.

Ia mengatakan, PDI-P siap merespons apa yang dituduhkan oleh SBY terhadap Jokowi.

Baca: Jokowi Bakal Maju Pilpres Lagi?, Kematian Ratu Elizabeth II, Bayi Ria Ricis Dapat Endorse

"Tetapi kalau turun gunungnya itu mau menyebarkan fitnah kepada Pak Jokowi, maka PDI Perjuangan akan naik gunung agar bisa melihat dengan jelas apa yang akan dilakukan oleh Pak SBY," terang Hasto.

Hasto pun memperingatkan SBY untuk tak memfitnah presiden Joko Widodo.

Hasto berujar, jika turun gunung yang dimaksud SBY adalah menyebar fitnah kepada Presiden Jokowi maka PDIP bakal memberi respons tegas.

"Sebab informasi yang diterima Pak SBY sangat tidak tepat, jadi hati-hati kalau mau ganggu Pak Jokowi," sambungnya.

Hasto juga meminta SBY tak menuding adanya kecurangan di Pemilu 2024, lantaran SBY tak bisa mencalonkan putranya yang sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Bisa tidaknya Demokrat bisa mencalonkan AHY dalam pilpres jangan dijadikan indikator sebagaimana tuduhan adanya skenario Pemerintahan Pak Jokowi untuk berbuat jahat dalam Pemilu," tegas Hasto.

Hasto menyatakan, PDIP menanggapi serius pernyataan SBY yang menyebut adanya tanda-tanda pemilu 2024 tak jujur dan adil.

Menurut Hasto Kristiyanto, Presiden RI ke-6 tersebut tak bijak.

"Mohon maaf Pak SBY tidak bijak, dalam catatan kualitas Pemilu, tahun 2009 justru menjadi puncak kecurangan yang terjadi dalam sejarah demokrasi," kata Hasto.

(Tribun-Video.com)

# TRIBUNNEWS UPDATE # PDI-P # SBY # Susilo Bambang Yudhoyono # Pemilu 2024

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved