TRIBUN WOW UPDATE
Misteri Penembak Brigadir J, Ada Orang Ketiga hingga Gunakan Pistol Antik
TRIBUN-VIDEO.COM - Setelah Barada E mengaku menjadi penembak pertama Brigadir J, kini Komisi Nasional Hak Asasi manusia (Komnas HAM) menduga adanya pihak ketiga dalam kasus pembunuhan tersebut.
Diyakini penembakan tersebut menggunakan senjata antik.
Namun, informasi terkini siapa orang ketiga yang ikut menembak Brigadir J belum diketahui.
Baca: Kamaruddin Sebut Kabareskrim hingga Dirtipideksus Benarkan Sambo Menikah dengan Si Cantik
Dikutip dari Tribunnews.com, Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik telah mencurigai istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi ikut menembak Brigadir J.
Namun, kuasa hukum Putri Candrawathi membantah pernyataan tersebut.
Kuasa Hukum Brigadir J juga menyebutkan ada tiga orang yang diduga menjadi penembak ketiga, yaitu Putri Chandrawati, Kuat Maruf dan Bripka Ricky Rizal.
Diketahui penembakan Brigadir J ada yang menggunakan pistol antik yang diyakini pemilik pistol tersebut bukan orang sembarangan.
Baca: Terkait Ferdy Sambo Nikahi Si Cantik, Kamaruddin Simanjuntak Ngaku telah Konfirmasi Petinggi Polri
Brigadir J diduga ada yang menembak menggunakan senjata api jenis Luger.
Dapat diungkapkan adanya senjata api antik jenis Luger tersebut berdasarkan uji balistik dan autopsi pada tubuh Brigadir J.
Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menduga pemilik senjata api Luger ialah Ferdy Sambo.
Karena pistol Luger merupakan pistol antik buatan Jerman dan kemungkinan hanya dimiliki orang yang memahami persenjataan sejak lama.
“Jadi orang-orang yang punya koleksi senjata seperti itu adalah orang yang berlatar belakang bahwa dia sejak dulu sudah menguasai persenjataan,” ungkap Kamaruddin Simanjuntak.
Menurutnya, sejak dulu ayah Ferdy Sambo sudah menguasai alat persenjataan.
Serta diketahui jabatan terakhir ayah Ferdy Sambo sebagai mayor jenderal, yang memungkinkan dia bisa mengoleksi senjata-senjata kuno.
Pengamat Kepolisian, Bambang Rukminto mengatakan hal yang senada terkait pistol antik.
Bambang mengatakan Luger merupakan jenis senjata api produksi lama yang nyaris tidak digunakan perwira Polri.
Kemungkinan pistol antik tersebut merupakan senjata koleksi.
“Ini senjata lama seperti itu, nyaris tidak digunakan kawan-kawan kepolisian. Artinya, ini bisa jadi senjata-senjata koleksi seperti itu,” ungkap Bambang.
“Siapa yang sejak dulu sudah menguasai persenjataan yaitu adalah ayahnya Ferdy Sambo, (Ayahnya) Ferdy Sambo itu kan, pensiun terakhir kan adalah mayor jenderal, jadi kemungkinan besar dia bisa mengkoleksi senjata-senjata kuno, era-era 1800 sampai 1990.” sambung dia.
Bambang juga mengatakan, agar penyidik Mabes Polri melakukan pemeriksaan dengan teliti terhadap sejumlah tersangka kasus obstruction of justice tewasnya Brigadir J.
“Saksi-saksi bukan hanya dari pelaku yang sudah ditersangkakan, tapi juga para pelaku obstruction of justice, ini yang mungkin bisa lebih dikembangkan,” ucap Bambang Rukminto.
(Tribun-video.com/Tribunnews.com).
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Misteri Orang Ketiga Ikut Tembak Brigadir J hingga Ada Penembak Gunakan Pistol Antik
# Komnas HAM # Putri Candrawathi # Ferdy Sambo # Pistol Antik # Brigadir J # Penembak Brigadir J
Video Production: Ika Nur Cahyani
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Komnas HAM Panggil Petinggi TNI, Dalami Penyidikan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Andrie Yunus
Rabu, 1 April 2026
Terkini Nasional
Tim Advokasi Andrie Yunus Ajukan Perlindungan ke LPSK hingga Komnas HAM usai Alami Ancaman & Teror
Selasa, 31 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Komnas HAM Pastikan Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Sama antara Polda dan TNI
Senin, 30 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Reaksi Komnas HAM soal Pengunduran Diri Letjen TNI Yudi Abrimantyo Buntut Kasus Penyiraman Air Keras
Kamis, 26 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.