Sabtu, 13 Juni 2026

Terkini Nasional

Tak Terbukti sebagai Hacker Bjorka, Polisi Pulangkan Pemuda Penjual Es di Madiun, Ibunya Ucap Syukur

Jumat, 16 September 2022 20:43 WIB
Surya

TRIBUN-VIDEO.COM - Pihak kepolisian akhirnya memulangkan MAH (21) ke rumahnya di Dusun Mawatsari, Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jumat (16/9/2022).

MAH dipulangkan lebih kurang pukul 09.30 WIB.

"Alhamdulillah lega, bersyukur anak saya sudah pulang," kata ibunda MAH, Prihatin, Jumat (16/9/2022).

Menurutnya ada pihak kepolisian yang menghubunginya untuk ke Mapolsek Dagangan.

Setelah itu, suaminya, Jumanto memenuhi panggilan tersebut.

Tak lama berselang suami dan MAH tiba di rumah.

"Diantarkan dua orang polisi, menggunakan mobil pribadi," jelasnya.

Orang yang mengantarkan kali ini berbeda dengan yang menjemput pada Rabu (14/9/2022) malam.

Menurut Prihatin, anak yang sehari-hari berjualan es atau minuman dingin tersebut pulang dalam keadaan sehat wal afiat, hanya saja nampak kelelahan.

"Sampai rumah langsung istirahat, tidur, kecapekan," ucapnya.

"Bajunya tidak ganti, sandalnya juga tidak ganti. Masih sama," pungkasnya.

Baca: Pria asal Madiun yang Ditangkap Tak Terbukti Bjorka, Sang Ibu Senang Anaknya Pulang & Beri Pesan Ini

Baca: MAH Diduga Bantu Hacker Bjorka Bikin Akun Telegram, Demi Mendapatkan Keuntungan

Sehari-hari Berjualan Es

Prihatin (48) tidak percaya jika anaknya, MAH (21) adalah sosok yang diduga sebagai hacker 'Bjorka'.

Menurut Prihatin, keseharian MAH dihabiskan dengan berjualan minuman dingin di Desa Pintu, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

Ia juga tidak pernah mengetahui anaknya bepergian keluar kota.

"Sudah dua tahun (berjualan minuman dingin), ikut orang (jadi karyawan)," kata Prihatin, Kamis (15/9/2022).

Menurut Prihatin, anaknya juga tidak mempunyai perangkat komputer dan juga jaringan internet di rumahnya yang berlokasi di Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, tersebut.

"Makan sehari-hari saja repot," lanjutnya.

Yang ia ketahui, anaknya memang mempunyai satu ponsel saja.

Anak kedua dari tiga bersaudara tersebut juga sosok yang cenderung pendiam dan jarang mengeluh.

Ia mencoba hidup mandiri dengan tidak merepotkan kedua orang tua.

Untuk itulah, Prihatin tidak percaya jika anaknya seorang peretas, apalagi anaknya hanya seorang lulusan setingkat SMA yaitu MAN 1 Madiun.

Ia dan suaminya yaitu Jumanto (54) yang berprofesi sebagai buruh tani tidak mempunyai biaya untuk menguliahkan anaknya tersebut.

"Ya harapannya anak saya bisa cepat pulang saja," pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul BREAKING NEWS Tak Terbukti Bjorka, Polisi Pulangkan Pemuda Penjual Es Kabupaten Madiun

Editor: winda rahmawati
Video Production: Irvan Nur Prasetyo
Sumber: Surya

Tags
   #Hacker   #Bjorka   #pemuda   #Madiun

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved