Kamis, 15 Mei 2025

Terkini Metropolitan

3 Kandidat Pj Gubernur DKI yang Diajukan DPRD Dipertanyakan, Uchok Sky: KPK Harus Menelusuri

Jumat, 16 September 2022 11:21 WIB
Warta Kota

TRIBUN-VIDEO.COM - Keterlibatan DPRD DKI Jakarta dalam pengajuan kandidat Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, pengganti Anies Baswedan yang pensiun pada 16 Oktober 2022, dipertanyakan.

Soalnya, usulan tiga kandidat yang diajukan DPRD DKI Jakarta atas persetujuan Kemendagri tersebut dianggap tidak memiliki payung hukum.

“Munculnya tiga nama itu, apa payung hukumnya? Ini artinya, proses pemilihan Pj Gubernur DKI ilegal. Presiden Jokowi harus menolak usulan tersebut,” ujar Direktur Eksekutif Center fof Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi, Jumat (16/9/2022).

Pada Kamis (14/9/2022) lalu, Ketua DPRD DKI Jakarta telah menyodorkan tiga nama kepada Kemendagri sebagai kandidat Pj Gubernur.

Baca: Jadi Calon Pj Gubernur DKI, Heru Budi Hartono Dinilai Mampu Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah

Mereka adalah Kasetpres Heru Budi Hartono; Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar serta Sekda DKI Jakarta Marullah Matali.

Kata Uchok, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus ikut mengawasi proses penjaringan yang dilakukan DPRD DKI.

Dia khawatir adanya dugaan kongkalikong dalam mengusulkan tiga nama tersebut kepada DPRD DKI Jakarta.

“Proses penjaring terlihat mencurigakan. Apakah ada dugaan terjadi kongkalikong, kepentingan, dan dugaan money politics (politik uang) yang bermain di balik munculnya tiga nama itu, atau tidak,” katanya.

Uchok mengingatkan, jangan sampai pengganti Anies ini membawa kepentingan cukong-cukong yang ingin berkuasa di DKI.

“KPK harus inisiatif turun menelusuri apakah ada dugaan tindak pidana, suap atau gratifikasi,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Uchok mengatakan nama Bahtiar juga sempat mengejutkan publik.

Baca: Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Serahkan 3 Nama Usulan Pj Gubernur DKI Jakarta ke Mendagri Hari Ini

Ada enam fraksi yang mengusulkan nama Bahtiar saat Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) DPRD DKI Jakarta pada Rabu (13/9/2022) lalu.

“Tentu ini menjadi banyak pertanyaan. Mendadak muncul nama Bahtiar. Apakah dia paham DKI? anehnya Bahtiar mendadak dapat dukungan enam fraksi,” ungkapnya.

Meski begitu, Uchok enggan berspekulasi soal adanya isu lobi-lobi setengah kamar yang terjadi menjelang pengajuan nama Pj Gubernur.

Dari hasil paripurna, nama Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono, dan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali mendapatkan sembilan dukungan fraksi, sementara Juri Ardiantoro hanya tiga fraksi.

“Kemungkinan itu bisa saja ada apa-apa, karena nama Bahtiar inikan dadakan muncul. Kalau kiprah di Jakarta kan lebih dikenal Juri, karena dia mantan KPUD DKI,” ucapnya.

# DPRD # Pj Gubernur # DKI Jakarta # KPK

Baca berita lainnya terkait Pj Gubernur

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Uchok Sky Khadafi Keras Menyikapi Pemilihan Pj Gubernur DKI Jakarta, Semua Kandidat Dianggap Ilegal

Video Production: Tia Kristiena
Sumber: Warta Kota

Tags
   #Pj Gubernur   #DPRD   #DKI Jakarta   #KPK

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved